Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: (1 Petrus 2:9)
Dia meneguhkan di dalam Kristus dan Dia yang mengurapi – adalah Allah!
Beberapa pengalaman yang kita sebut "urapan" (karena tidak ada kalimat yang lebih baik) dapat datang sebagai jaminan Allah untuk suatu panggilan tertentu, seperti para tua-tua Israel, Daud dan Elisa. Bagi beberapa orang urapan itu datang saat mendengarkan hamba Tuhan yang sedang menyampaikan firman, ketika mereka kemudian tahu bahwa Tuhan mengaruniakan mereka supaya ‘maju’ seperti apa yang disebut Paulus anggota tubuh Kristus yang "lebih terhormat". Rekan saya, George Canty, telah menunda beberapa metode penginjilan penyembuhan dan mengkritiki terhadap kegiatan model tersebut. Tuhan kemudian memproses dia untuk beberapa waktu lamanya dan di dalam hatinya George selalu mempertanyakan : "Di mana semua mukjizat kesembuhan itu?" Suatu hari, ia duduk mendengarkan seorang penginjil penyembuhan yang sedang berbicara. Saat penginjil tersebut sedang menyampaikan suatu kutipan ayat Alkitab, George merasakan pengangkatan rohani yang tiba-tiba ke suatu tempat yang baru. Dia tahu dia akan bisa melakukan apa yang hamba Tuhan itu bisa lakukan untuk menyembuhkan orang sakit. Kesan begitu jelas hingga George harus melihat sekeliling untuk meyakinkan diri sendiri bahwa bangunan itu nyata. George tahu bahwa saat itu dia telah menjadi berbeda dengan sebelumnya.
Urapan dan penunjukan selalu berjalan bersama-sama. Orang diurapi adalah mereka yang dipilih untuk suatu tugas tertentu, terutama sebagai imam atau raja. Itu bukan sekedar suatu pengalaman untuk kenikmatan emosional belaka. Pengurapan tidak menandakan bahwa suatu tingkatan khusus kekudusan telah dicapai. Urapan itu diberikan hanya untuk melengkapi dan memampukan orang-orang biasa untuk melayani Tuhan. Urapan ini tidak tersedia terpisah dari layanan. Hari-hari ini, pengurapan disediakan untuk semua orang percaya, untuk semua orang yang melayani: kita adalah "imamat yang rajani." Perhatikan dengan seksama bahwa urapan bukan semacam kesenangan emosional, tetapi datang kedalam kegiatan ketika kita sedang melayani. Daud tidak merasa diurapi dalam arti khusus: tetapi ketika ia menghadapi Goliat, pengurapan-Nya menjadi jelas. Simson menjadi kuat hanya ketika ia pergi melakukan tindakan bagi Allah, kemudian Roh Allah datang kepadanya. Seorang pria tidak akan merasa kekuatannya ketika ia hanya duduk saja : ketika hanya digunakan untuk dirinya sendiri. Carilah setiap kesempatan untuk "melayani" Tuhan hari ini, dan lihatlah bangkitnya urapan Allah yang besar dalam diri Anda!
Tuhan Yesus Memberkati.
Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia bagi kemuliaanNya.
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
| Hakim-Hakim 14:6 |
Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing — tanpa apa-apa di tangannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada ayahnya atau ibunya apa yang dilakukannya itu. |
| 1 Korintus 12:23-24 |
12:23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. |
| 2 Korintus 1:21 |
Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, |
| 1 Petrus 2:9 |
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: |
BACAAN ALKITAB SETAHUN :
| PAGI | 2 Raja-raja 21 dan Ibrani 3 |
| SORE | Hosea 13 dan Mazmur 139 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
