untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan (Kis 26:18)
Saya didedikasikan untuk memberitakan Injil Yesus Kristus, dan dengan demikian membangun Kerajaan-Nya yang kekal. Ini adalah tugas yang lebih tinggi dan lebih mulia daripada yang lain.
Rasul Paulus, dianiaya untuk Tuhan, pada salah suatu hari diambil dari penjara di bawah istana raja yang berbau busuk , dengan pergelangan tangan sakit karena belenggu besi, Paulus muncul di pengadilan. Ia mengangkat tangan, dan dengan belenggu berdenting Paulus mengabarkan Kristus kepada orang yang sedang berbangga dan mulia dalam atribut kemegahan warna ungu dan emas mereka. Mereka ditakdirkan untuk dikenang bukan karena kemegahan mereka – tetapi karena Paulus pernah berdiri di hadapan mereka hari itu. Tawanan mereka – sedikit Romawi Yahudi dari Tarsus – dihadapkan kepada mereka.
Claudias Lisias sang kepala pasukan … Gubernur Felix … Ananias imam besar … Tertulus sang orator … Drusilla istri Felix … Procius Festus … Raja Agripa dan Ratu Bernice – itu terdengar seperti peran-panggilan dari beberapa pertemuan orang yg diundang dalam tingkat masyarakat yang tinggi. Nama-nama ini mungkin tidak akan bertahan lama dalam sejarah seandainya Lukas tidak menulis tentang mereka di pengadilan menceritakan kisah Paulus dan peristiwa yang terjadi dari Gereja Awal. Sementara Paulus berbicara, ia mengubah masa depan Eropa dan seluruh dunia. Sekalipun berbau dari penjara, Paulus jatuh hati kedalam belas kasihan untuk mereka – raja, teman, kerabat istana, dan semuanya. Ia menutup pembelaannya dengan berkata kepada mereka : "Aku mau berdoa kepada Allah, supaya segera atau lama-kelamaan bukan hanya engkau saja, tetapi semua orang lain yang hadir di sini dan yang mendengarkan perkataanku menjadi sama seperti aku, kecuali belenggu-belenggu ini."
Hari ini, kita dipanggil untuk menangani sesuatu yang "besar dan perkasa" dari dunia kita. Kami sudah melayani orang yang kecil dan kurang pasti penghasilannya karena mereka selalu lebih terbuka untuk mendengar dan mencintai kebenaran dari Injil. Tetapi kita juga harus memiliki tujuan untuk menjangkau mereka yang sedang berkuasa: "Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu.” Keberanian dan ketaatan adalah kunci untuk saksi seperti:
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
Ini adalah yang banyak hamba Tuhan bahkan sampai hari ini sedang kerjakan. Memberitakan Injil Yesus Kristus – dan dengan demikian membangun Kerajaan kekal-Nya – adalah tugas yang lebih tinggi dan lebih mulia daripada yang lain. Mari kita bergabung dalam misi indah ini Raja segala raja dan Tuhan atas segala tuan!
Tuhan Yesus Memberkati.
Ayat yang dipergunakan :
| Mazmur 119:46 |
Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu. |
| Matius 10:18-20 |
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. |
| Kisah Para Rasul 26:1-32 | Pembelaan Paulus di hadapan Agripa Paulus menceritakan pertobatan dan panggilannya Ajakan kepada Agripa untuk percaya 26:1 Kata Agripa kepada Paulus: "Engkau diberi kesempatan untuk membela diri." Paulus memberi isyarat dengan tangannya, lalu memberi pembelaannya seperti berikut: |
| PAGI | Keluaran 35 dan Yohanes 14 |
| SORE | Amsal 11 dan Efesus 4 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
