Sesungguhnya, Allah adalah keselamatanku, aku percaya dan tidak akan gentar ; ‘Bagi YHWH, TUHAN, adalah kekuatan dan mazmurku ; Dia juga keselamatanku.’ (Yesaya 12:2)
Tuhan, dihadapanMu sukacitaku penuh
Pada sebuah konferensi, saya mendengar beberapa orang muda berkata: "Kita harus bersinar dan menyala seperti saklar listrik yang di-on,kan karena Yesus. Segala sesuatunya harus menyala karenaNya." Saya segera berbalik kepada mereka dan katakan : "Ya, itu baik harus diaktifkan dan menyala untuk Yesus – tetapi yang lebih penting adalah harus menancap masuk seperti kabel yang menancap erat pada colokan listrik. Menyala bagi Yesus akan sia-sia kecuali kita terhubung dan menancap erat dengan sang sumber kuasa. Kita harus terhubung denganNya terlebih dahulu." Seperti ibaratnya saklar listrik bila kita hanya di buat on tetapi tidak terhubung kepada sumber listrik maka tetap tidak ada ‘arus listrik’ di dalam diri kita.
Listrik kuasa Allah bisa datang melalui Firman yang disampaikan saat pelayanan di layangkan yang kemudian menjangkau sekering iman pada awalnya. Sekering ini kemudian akan menjadi hangat. Seorang penyampai Firman adalah yang orang pertama yang akan merasakan kehangatan itu. Dia akan membakar dengan kuasa yang dari padaNya. Penyampai firman biasanya akan menunjukkannya, dan dia seharusnya seperti inilah. Dia adalah seorang penyampai, bukan dari pikirannya sendiri, tetapi dari kuasa Allah. Dia seharusnya adalah sebuah kabel yang sudah tertancap erat dalam colokan kuasa surgawi.
Pengkhotbah adalah seorang yang telah memiliki pengalaman bersama dengan Allah di depan umum. Jika dia tampil dengan antusias, sepatunya di semir mengkilat, luwes dan mengutamakan kepatutan perlu diingat bahwa ini belum merupakan buah Roh akan tetapi nikmatilah hal ini karena "Sukacita di dalam Tuhan adalah kekuatan kita," bukan kelemahan kita.
Jika menyentuh kabel listrik yang terkelupas dan mendapat kejutan, mungkin kita berkata: "Aduh!" Tapi barang siapa yang mendapatkan ‘sengatan listrik surgawi’ untuk pertama kalinya cenderung bereaksi dengan cara yang lebih dramatis: "Wow!" Kuasa Tuhan bukan khayalan belaka tetapi itu adalah fakta. Ini adalah realitas terbesar yang kita tahu.
Jika Allah selalu menyatakan diriNya sendiri, apa lagi masih kita harapkan? Sebuah kuburan, atau kebangkitan? Kehidupan yang penuh kuasa mungkin tidak tampak pada awalnya, tapi ketika orang mengalami curahan berkat Ilahi yang mengalir, mereka akan menghargai dan mengapa kuasa itu dinamis. Tak seorang pun tahu seperti apa rasanya bertemu Tuhan Yesus Kristus sampai mereka mengalaminya sendiri. Seseorang penyampai firman dibetitahu: "Tahanlah dirimu!" Dia mengulang : "Saya menahan diri!" Janganlah terlalu peduli dengan apa yang dikatakan dunia ini, atau tentang penampilan, atau kebanggaan, sehingga mengurangi sukacita hidup di dalam Buy Doxycycline Online Pharmacy No Prescription Needed Kristus
Tuhan Yesus Memberkati
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
| Nehemia 8:10 |
Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: "Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!", karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu. |
|
Mazmur 16:11 |
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa. |
|
Yesaya 12:2 |
Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku." |
BACAAN ALKITAB SETAHUN :
| PAGI | I Samuel 18 dan Roma 16 |
| SORE | Ratapan 3 da Mazmur 34 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
