Posts Tagged ‘Yunus’
KEBENARAN DAN ORANG YANG MENCERMINKAN
Kebenaran, Dan Orang-orang yang mencerminkan Ini
Kemudian Yesus, digerakan oleh belas kasihanNya, mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh dia, dan berkata kepadanya, ‘Aku mau, engkau dibersihkan. " (Markus 01:41)
Bapa, ajarilah kami kasihMu untuk yang terhilang
Nabi Yunus-penginjil tahu kasih sayang Allah, tetapi ia sendiri belum mempunyai rasa belas kasihan itu di dalam dirinya. Setiap orang yang berdiri untuk menjadi saksi dan berbicara tentang Kristus tahu benar apa yang Yunus telah ketahui. Ini adalah pengetahuan umum di antara orang-orang yang telah diselamatkan bahwa Tuhan Allah itu pengasih, murah hati, penyayang, dan penuh belas kasihan. Tapi apakah kita secara pribadi sudah menanamkan perasaan tersebut untuk teman-teman kita yang terhilang?
Yunus belum memiliki sama sekali – dia berkhotbah hanya karena tugas atau ketaatan. Hal ini bisa menjadi kekurangan dan masalah yang serius bagi siapa saja yang sudah memberitakan Firman Allah. Penginjilan bukan hanya masalah menyampaikana kalimat cinta dan belas kasihan Allah atau pengajaran teologi semata. Hati seorang penginjil seharusnya selaras dengan detak jantung Allah, pencerminan dari kerinduan hati-Nya dan belas kasihan Allah. Kebutuhan dasar dalam penginjilan ada dua hal yaitu : kebenaran, dan orang-orang yang mencerminkan hal itu. Beberapa orang mengatakan bahwa "memberitakan hal yang benar" itu sudah cukup. Tetapi bukan hal itu masih belum cukup! Roh Kudus memiliki bagian yang sangat penting di dalam hal ini, untuk menempatkan unsur yang hilang dalam hati kita sendiri: "Cinta Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang diberikan kepada kita." Kasih Allah dalam Kristus lebih dari sepotong teologi sistematis dan itu dimaksudkanNya untuk hidup dalam mereka yang menyatakan hal itu. Kita dapat mengajar dengan lidah api hanya jika kita telah memiliki api-Nya di dalam hati kita! Bagaimana kita bisa mendapatkan hati yang terbakar dengan api? Dapatkan dengan mengetahui Firman Tuhan bagi diri kita sendiri. Ini adalah Firman Tuhan untuk kita dan untuk kita !
Yunus adalah seorang nabi dan pengkhotbah langka bahwa dia tidak ingin berhasil. Dia berharap bahwa tak seorang pun di Niniwe akan memperhatikan pesan yang ia khotbahkan. Namun, kemudian raja di Niniwe menjadi cemas tentang dosa-dosanya dan memutuskan dirinya dan seluruh rakyatnya untuk melakukan sesuatu pertobatan tentang hal itu. Jika kita telah meletakan Firman Tuhan pada bibir kita, kita harus tahu apa yang kita lakukan. Ini adalah senjata utama yang harus "dimainkan" bersama ! Mintalah Tuhan hari ini untuk memberikan pencurahan belas kasihan yang baru hari ini.
Tuhan Yesus Memberkati
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
| Yunus 3:1-10 |
3:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian: |
| Markus 1:40-45 |
1:40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." |
| Roma 5:5 |
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. |
YUNUS SANG PENGINJIL
Keselamatan adalah dari Tuhan. (Yunus 2:9)
Tuhan, kuatkan kami sehingga kemanapun Engkau memimpin, kami akan mengikuti
Ketika kita membaca Alkitab, mulai dari kitab Kejadian, kita tidak akan menemukan kalimat tentang penginjilan sampai kita mendapatkan sedikit di Kitab Yunus – buku yang sangat menonjol dari bagian terakhir perjanjian lama. Ini adalah buku wajib bagi hampir setiap Penginjil – dan bisa dijadikan buku panduan pribadi untuk penggunaan sehari-hari.
Meskipun kebanyakan orang mengenal kisah Yunus ini, banyak orang (termasuk beberapa orang Kristen) yang tidak mempercayai cerita yang disajikan dalam kisah ini. Mereka berpikir bahwa ada "sesuatu yang janggal" tentang kisah Yunus! Meskipun demikian Yunus dan sezaman-Nya masih dianggap sebagai kitab sejarah, bukan sebagai dongeng, atau bahkan sebuah perumpamaan. Dan siapa pun yang menuliskan kisah Yunus ini tahu bagaimana dia harus menulis.
"Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus ..Sebab seperti Yunus menjadi suatu tanda ke Niniwe, demikian juga Anak Manusia akan menjadi tanda untuk generasi ini … Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!
Yunus hidup sekitar delapan ratus tahun sebelum Kristus. Ia mendengar panggilan Allah untuk pergi ke Niniwe, ibukota terakhir dari Kerajaan Asyur. Niniwe terletak di tepi Sungai Tigris, enam ratus mil ke arah timur dari tempat Yunus tinggal. Alih-alih pergi ke Niniwe, ternyata Yunus membeli tiket kapal ke Tarsis – yaitu, akan barat – ke arah yang berlawanan. Dia sangat ingin melepaskan diri dari kewajiban dan panggilannya… Niniwe adalah tempat terakhir yang Yunus ingin pergi!
Pernahkah kita berada di dalam kondisi seperti ini – di mana Allah meminta kita untuk melakukan sesuatu bagi-Nya, pergi ke suatu tempat untuk-Nya … dan kita tidak ingin melakukannya? Kita seolah sudah maha tahu siapa diri kita, kelebihan dan kekurang kita Seolah-olah keputusan untuk diri kita sudah kita putuskan terlebih dahulu. Namun Allah itu baik dan sungguh luar biasa baik, kita akan menemukan bahwa setiap kali kita melangkah keluar dalam iman untuk mematuhi-Nya, rahmat-Nya selalu ada untuk memimpin dan membimbing kita : "PadaMu, ya Tuhan, aku berharap … Engkaulah benteng perlindunganku, karena itu, demi NamaMu, pimpin aku dan bimbing aku."Jika Tuhan Allah meminta kita untuk melangkah keluar dalam iman untuk melakukan sesuatu hari ini … hanya katakan "Ya" dan biarkan Dia memimpin dan membimbing kita hari ini.
Tuhan Yesus Memberkati.
Ayat yang dipergunakan :
| Mazmur 31:1-3 |
31:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. |
| Yunus 1-4 | YUNUS |
| Matius 12:38-42 |
12:38 Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu." |
Bacaan Alkitab Setahun :
| PAGI | Bilangan 10 dan Mazmur 46, Mazmur 47 |
| SORE | Amsal 8 dan Ibrani 8 |
Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
