Posts Tagged ‘percaya’
KEKUATAN YANG DAHSYAT
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa." (Markus 9:1)
Tuhan, biarkan kami merasakan kebesaran kasih kuasaMu yang melimpah dalam hidup kami.
PELENGKAP IMAN
Sekarang kita tahu bahwa Tuhan tidak mendengar orang-orang berdosa, tetapi jika ada yang menyembah Allah dan melakukan kehendak-Nya, Dia mendengar dia. (Yohanes 9:31)
Biarlah ini menjadi motto harian saya: "Tuhan, aku percaya!"
BUKTI YANG MENARIK
Dan inilah kesaksian itu : Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. (1 Yohanes 5:11)
Saya tahu, oleh Firman dan Roh, bahwa saya penerima hidup yang kekal melalui Tuhan Yesus Kristus.
IMAN DAN PENGHARAPAN
Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil. (1 Korintus 1:20-21)
Kami menyatakan dengan mulut kami bahwa Yesus adalah Tuhan dan kami percaya di dalam hati kami bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Sekarang kami sudah diselamatkan!
Percaya bukan hanya terjadi di dalam pergerakan sel-sel di otak – harus ada sesuatu aksi untuk pergerakan di otak tersebut. Apakah kita melakukan apa yang kita percayai? Jika kita percaya pada benih, kita pasti akan menanamnya. Seorang pria yang memiliki pesawat terbang, akan tetapi tidak berani mengambil resiko terbang adalah suatu bentuk karakter yang berlawanan. Ini tidak akan membuatnya berpindah kemanapun. Kita sama saja dengan menganggap bahwa Mickey Mouse sebagai ‘allah yang maha kuasa’ jika kita tidak mengharapkan Dia melakukan sesuatu. Dalam suratnya yang pendek, Yakobus – seseorang yang tulus hati dan terus terang – membuat beberapa catatan-yang cukup keras: "Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.” Ia berbicara tentang mereka sebagai orang pecinta uang, bersungut-sungut terhadap Allah, dan mengatakan bahwa iman yang tidak bekerja bukanlah iman. Allah bukanlah sesuatu yang bersifat teori atau sejarah masa lalu, tapi adalah "suatu pribadi murah hati yang selalu hadir."
Orang-orang berkata: "Aku akan percaya ketika aku melihatnya." Tidak, mereka tidak akan pernah bisa. Kita hanya dapat menjadi percaya, atau beriman, untuk segala sesuatu yang tidak kita lihat. Apa yang kita lihat adalah fakta, dan tidak untuk dipercaya. Jika kita bisa membuktikan hal itu, iman tidak datang mencakup ke hal yang bisa kita buktikan dengan indera kita. Tidak ada yang menganggap atau menyatakan percaya untuk fakta bahwa dua ditambah dua sama dengan empat – mereka sudah tahu pasti begitu yang terjadi! Akan tetapi Tuhan menginginkan iman! "Tanpa iman adalah mustahil untuk menyenangkan Allah …diberkatilah mereka yang tidak melihat, namun percaya." Ini adalah cara untuk mendapatkan berkat Tuhan – tidak dengan cara harus menjadi pandai yang akan menjadikan kita percaya jika kita telah melihat rekaman fakta-fakta di sekeliling kita.
Inilah inti maksud dari surat Rasul Paulus ketika menulis kepada orang-orang Korintus. Dia akrab dengan para pemikir besar Yunani. Mereka telah menemukan kepastian-kepastian di dalam ilmu matematika. Mereka bekerja untuk mendapatkan gambaran atau bilangan tertentu, sehingga mereka berpikir bahwa hal ini juga berlaku untuk hal-hal yang lain yang ada di dunia ini seperti – arti Kehidupan, Allah dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan. Para pemikir ini telah berada pada jalur yang tidak benar hingga hari ini! Paulus tahu apa yang terjadi, dan mengatakan kepada ilmuwan-ilmuwan pemikir di Korintus: "dunia melalui kebijaksanaannya tidak akan mengenal Allah." Iman adalah hubungan pribadi, bukan hubungan matematis antara angka dengan angka. Kita mungkin tahu apa yang telah Tuhan lakukan di masa lalu hidup kita, akan tetapi kita harus tetap percaya kepadaNya untuk besok dan selamanya, meskipun belum nampak penjelasan yang logis untuk segala sesuatunya.
Tuhan Yesus Memberkati.
Ayat yang dipergunakan :
| Mazmur 46:2 |
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. |
| Yohanes 20:29 |
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." |
| Roma 10:9 |
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. |
| I Korintus 1:21 |
Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil. |
| Ibrani 11:6 |
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. |
| Yakobus 2:19 |
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. |
| PAGI | Bilangan 27, Mazmur 70 dan Mazmur 71 |
| SORE | Yesaya 17 dan 18 serta 1 Petrus 5 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
UJI KARAKTER
Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.(Amsal 4:18)
Iman adalah sesuatu yang mengubahkan hal yang biasa menjadi yang membuat kami luar biasa di mata Allah.
Orang sering mencampuradukkan antara iman dan kebajikan. Kebajikan adalah perbuatan yang bisa dikembangkan dan dilakukan. Orang-orang sering mempercakapkan tentang "orang percaya legendaris," mereka mempersepsikan seolah-olah iman datang berbentuk seperti jaket sesuai dengan ukuran yang akan memakainya atau sudah ditentukan ukurannya. Dan kita-pun bisa memiliki iman bahkan ketika kita dalam kondisi kerohanian yang sedang tidak begitu baik sekalipun. Bahkan orang berdosa-pun bisa memiliki iman – akan tetapi sudah dinyatakan bahwa mereka tidak pernah dapat diselamatkan bila mereka tetap dalam kebiasaan dosanya! Di bumi ini tidak ada orang yang baik … akan tetapi Kristus mengajarkan kita bahwa semua orang bisa belajar untuk percaya. Dia berfirman kepada beberapa orang supaya bertindak dengan iman mereka – hingga mereka mau menjadi orang asing di negeri orang lain, benar-benar doktrin yang tidak masuk akal bila ditelaah dengan pemikiran manusia normal. Alkitab menunjukkan hal yang sama. Dalam Ibrani pasal 11, ia menuliskan "daftar kehormatan," daftar pahlawan dan pahlawan iman yang besar. Mereka diingat bukan karena keberanian atau kebaikannya, akan tetapi karena ketergantungan mereka yang luar biasa kepada TUHAN ALLAH. Iman adalah sesuatu hal yang benar-benar sangat biasa yang menjadikan kita luar biasa di mata Allah. Alkitab menyatakan: "Tanpa iman adalah mustahil untuk menyenangkan Dia." Dengan iman, adalah mungkin untuk menyenangkan Allah … dan iman adalah mungkin untuk semua orang.
TEROBOSAN IMAN
Bukankah sudah Kukatakan kepadamu : Jikalau engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah(Yohanes 11:40)
KARENA AKU PERCAYA MAKA AKU AKAN MELIHAT KEMULIAAN ALLAH
Orang yang tidak percaya melihat keajaiban-keajaiban pada hari-hari ini dengan penuh prasangka. Orang berkata, ‘Mujizat yang di Alkitab itu nyata akan tetapi yang terjadi sekarang ini adalah kebetulan saja’, atau ‘bahasa lidah yang terjadi sekarang ini tidak bisa disamakan seperti yang terjadi pada hari Pentakosta. Tentang jawaban doa dari Tuhan , tapi orang tidak percaya menganggap sebagai suatu kebetulan yang sedang terjadi. Bagaimana Yesus menjawab pesimisme ini ? ada tertulis "Jika kamu percaya maka kamu akan melihat kemuliaan Allah." Rasionalisasi merupakan alasan terbesar untuk menjelaskan mujizat yang sedang terjadi : “Wah, dia tidak benar-benar sedang sakit’, atau ‘obat telah melakukan tugasnya dengan baik sehingga pada saat itu hanya masalah waktu sebelum muncul hasil’. Alkitab menyatakan jelas kepada kita bahwa orang-orang tersebut sedang “buta secara rohani” hingga mata mereka dibukakan oleh kebenaran firman Tuhan, hal ini sering ditawarkan pada saat mujizat terjadi dengan sebutan “keselamatan”.
"Jika injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah"
Orang sering berdoa, ‘Gunakan aku, ya Tuhan’ dan kemudian tidak melakukan apa-apa! Anda tidak harus menunggu untuk ‘merasa’ penuh dengan iman. Iman bukanlah sesuatu untuk dirasakan. Kita hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan sekalipun kita tahu bahwa kita tidak akan berhasil, kecuali Allah akan membantu kita. Ingatlah bahwa Alkitab ditulis untuk mematahkan segala ketidakpercayaan dan membangun kepercayaan kita kepada Allah.
"Jangan menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan pikiran Anda … Abraham percaya Tuhan Allah, dan Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Dan ia disebut sahabat Allah … aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku, dan berlari-lari keapda tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”.
Sekarang marilah kita melihat kepada sekelompok besar orang percaya yang memiliki iman yang besar – biasanya terjadi sesuatu peristiwa yang sangat menginspirasi dan mendorong mereka pada awalnya. Kemudian mereka mengambil kesempatan ini, mengubah tingkah laku mereka dan percaya kepada Allah. Iman adalah suatu lompatan besar ke arah terang bukan ke dalam kegelapan. Tuhan Yesus tidak pernah memeringahkan seseorang – Dia memerintah kepad iman mereka. JADILAH SEORANG YANG PERCAYA.
Tuhan Yesus Memberkati.
Ayat yang dipergunakan dalam renungan di atas :
| Yohanes 11:17-44 | Lazarus dibangkitkan – |
| Roma 12:2 |
Janganlah kau menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna |
| 2 Korintus 4:3-4 |
Jika injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka,yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah |
| Filipi 3 : 13-14 |
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan : aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku, dan berlari-lari keapda tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. |
| Yakobus 2:23 |
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan :”Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut “Sahabat Allah” |
Bacaan Alkitab Setahun :
| PAGI | Kejadian 43 dan Markus 13 |
| SORE | Ayub 9 dan Roma 13 |
Diterjemahkan dari : Mark My Word by Reinhard Bonnke
