Posts Tagged ‘keluarga’
Pengaruh mengalir dari keintiman, dan akses berasal dari hubungan.
Bacaan Kitab Suci
Yohanes 15:11-17, Yesus memerintahkan murid-muridNya untuk mengasihi satu sama lain. Dia menyebut mereka sahabatNya, dimana dengan hubungan ini mereka dapat meminta apa pun yang mereka inginkan dan akan diberikan kepada mereka.
Hubungan akan memberikan Anda akses sedangkan Buy Cialis Professional Online Pharmacy No Prescription Needed seorang pemohon hanya memimpikan saja.
Ajari aku, ya TUHAN, supaya Aku berjalan dalam kebenaranMu,teguhkan hatiku untuk takut akan namaMu (Mazmur 86:11)
Keluarga kami akan lebih mengikuti contoh perilaku daripada kata-kata kami. Oleh karena itu, kami akan berusaha untuk hidup di dalam firmanMu
"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau. Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu”(Yesaya 43:1-3)
Kami adalah pengikut Kristus dan benih Abraham ada di dalam kami oleh karena itu kami adalah ahli waris janji-janjiNya
Tuhan ingin menyelamatkan seluruh keluarga. Kesatuan hati membuat penciptaan sesuatu melalui doa di dalam suatu keluarga menjadi berhasil. Perjanjian Lama menceritakan kerja Allah di dalam suatu keluarga, Dia memilih Israel sejak Abraham dan Sarah, dan suku-suku Yakub.
Mereka tidak berusaha membuat diri mereka terkenal. Mereka cenderung untuk berbaur dengan bangsa-bangsa tetangganya di mana identitas mereka bisa menghilang. Namun pembauran inilah yang menunjukkan tekad besar Tuhan bagi keluarga untuk berkembang! Meskipun demikian, Dia membuat bangsa Israel bangsa yang berbeda dalam berbagai karakter rasialnya. Setelah empat ribu tahun kemudian, orang Israel adalah keluarga yang paling berbeda di bumi. Tidak ada ras lain yang lebih menderita dari pada upaya genosida, karena tidak ada ras lain yang punya kesan pribadi bagi Tuhan Allah. Bintang Nazi yang dipasangkan pada pakaian mereka untuk memecah belah, pada kenyataannya, adalah suatu kesaksian oleh musuh-musuh mereka bahwa hubungan keluarga tetap tidak bisa dipecahkan. Bahkan penawanan, kehilangan tanah air, diaspora (penyebaran) Yahudi ke seluruh dunia; tidak menghancurkannya, karena Israel adalah gambaran Allah kepada dunia mengenai desain dan tujuan bagi keluarga-Nya!
Yesaya memberikan penekanan bagi hal ini :
"Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN, yang menciptakan engkau, hai Yakub, dan Dia yang membentuk engkau, hai Israel:" Janganlah takut, sebab Aku sudah membebaskan engkau; Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau milikKu. Karena aku Tuhan, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamat; Aku memberikan Mesir untuk tebusanmu, Ethiopia dan Seba sebagai gantimu. Karena engkau berharga di mataKu, dan mulia, dan Aku mengasihi engkau … Janganlah takut sebab Aku menyertai engkau; Aku akan mendatangkan keturunanmu dari timur dan mengumpulkan engkau dari barat … Bawalah anak laki-laki dari tempat yang jauh dan anak perempuan saya dari ujung-ujung bumi – semua orang yang disebut oleh namaKu, yang telah Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, Aku telah membentuk, dan yang juga Kujadikan. "
Seperti sebuah keluarga yang memiliki sebagian nama ayahnya, demikian juga Israel menggunakan nama Allah, Isra-El. "El" adalah kata dasar dalam bahasa Ibrani untuk menunjuk sesuatu yang bersifat Ilahi. Mulai saat ini, pakailah nama kita yang sebenarnya – "Kristen" – dengan bangga!
Tuhan Yesus Memberkati
Ayat yang dipergunakan :
|
Yesaya 43:1-28 |
43:1 Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: "Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. |
|
Galatia 3:29 |
3:29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. |
Bacaan Alkitab Setahun :
| PAGI | Bilangan 2 dan Mazmur 36 |
| SORE | Pengkhotbah 12 dan Filemon 1 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
Untuk di dalam Dia kita hidup dan bergerak dan memiliki keberadaan diri kita. (Kis 17:28)
KITA ADALAH ANAK ALLAH
Dalam Kisah Para Rasul 16, Paulus mengatakan kepada sipir penjara Filipi: "Percayalah kepada Tuhan Yesus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Seisi rumahnya? Pada saat itu ada lebih banyak anggota di bawah atap daripada statistik keluarga akhir-akhir ini dengan 2 sampai 3 anak. Akan ada istrinya, putranya yang telah dewasa dan istrinya, anak perempuan, pelayan, budak, dan mungkin kakek-nenek. Imannya bisa menyelamatkan jiwa mereka? Kita mungkin juga bertanya apakah secangkir kopi ayah bisa memuaskan seluruh keluarganya! Rumah tangga bisa diselamatkan, namun masing-masing harus percaya pada Tuhan Yesus. Tidak ada yang bisa diselamatkan melalui bekas ayahnya atau ibunya. Tuhan tidak punya cucu. Tapi kalimat , "engkau dan seisi rumahmu," apakah berarti sesuatu. Kalimat tersebut bukanlah penekanan yang biasa saja. Di balik kalimat ini terletak pemahaman Paulus tentang tujuan Allah yang diuraikan di dalam Alkitab. Paulus tahu bahwa dalam Alkitab, "keluarga" memiliki tujuan ilahi. Disebutkan lebih dari tiga ratus kali dalam Kitab Suci, dan apa yang menjadi inti kehidupan di seluruh dunia. Paulus juga banyak menuliskan tentang "rumah tangga" dalam surat-suratnya.
Keluarga adalah ide Allah. Dia menciptakan keluarga. "Dia menetapkan persekutuan di dalam keluarga." Itu adalah berkat-Nya. Dia tidak pernah menghendaki pemisahan, isolasi dan individualisme. Individualisme modern bukan merupakan produk dari pengajaran Alkitab, tetapi berasal dari pemikiran filosofis. Kita mungkin bisa mengatakan atau mencontoh akar dari kehidupan keluarga adalah berada dalam sifat Allah sebagai Bapa, Anak dan Roh Kudus. Keluarga akan lebih mencerminkan sifat-sifat Allah dibandingkan dalam masing-masing kehidupan individu.
Kesempurnaan kemuliaan Allah membutuhkan keseluruhan “rumah tanga Allah”. Tuhan ALLAH membuat keluarga karena persatuan diperlukan untuk semua makhluk. Jadi doa untuk keluarga menjadi telinga Allah. Kita diciptakan untuk saling menolong satu Buy Flagyl ER Online Pharmacy No Prescription Needed sama lain. "Kita adalah penjaga saudara kita." Kita datang dari-Nya, dari sesuatu yang tidak pernah dapat berubah. Semuanya selamanya bersatu di dalam Dia seperti semula. "Dalam Dia kita hidup dan bergerak dan memiliki keberadaan diri kita." Tuhan Yesus berdoa, "supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu," karena telah terjadi peristiwa pecahnya kesatuan kita dengan ALLAH maka Kristus datang untuk memperbaiki dan memulihkan. Bahwa kesatuan yang Kristus doakan bagi kita bukanlah sesuatu kesatuan tiruan atau kesatuan yang dipaksakan. Ini akan membawa kita kembali ke kesatuan yang sebenarnya bagi kita, sebagaimana dikehendaki ALLAH.
Tuhan Yesus Memberkati
Ayat yang dipergunakan :
| Mazmur 68:6 |
Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; |
| Lukas 17:21 |
juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." |
| Kisah Para Rasul 17:28 |
Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. |
Bacaan Alkitab Setahun :
| PAGI | Imamat 7 dan Masmur 7 serta Masmur 8 |
| SORE | Amsal 21 dan I Tesalonika 1 |
Diterjemahkan dari Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
Pdt. Alex Abraham Tanuseputra
Saudara, pada permulaan Allah menciptakan manusia, pada mulanya Allah menciptakan Adam, lalu Allah memberikan teman hidup kepada Adam sebagai penolong yaitu Hawa (Kejadian 2:18), maka terciptalah suasana yang harmonis diantara mereka berdua. Tetapi sayang, oleh karena mereka telah melanggar perintah Allah, mereka jatuh dalam dosa. Dan sejak saat itulah mulai terjadi perdebatan diantara mereka, dimana Adam tampak lebih dominan dibanding dengan Hawa. Keadaan seperti ini bukankah sering kita dapati dalam kehidupan sehari-hari? dimana banyak terdapat keluarga yang pada awalnya tampak harmonis, tetapi diakhiri dengan pertikaian sampai pada perceraian? Hal demikian sangat tidak dikehendaki oleh Allah, sebab ketika terjadi pertikaian dalam keluarga kita, maka perlindungan dari Allah itu mulai lepas dan iblis akan masuk dalam kehidupan (rumah tangga) kita.
Ada 3 hal penting yang harus kita pahami supaya perlindungan Allah tetap berlaku dalam kehidupan (rumah tangga) kita:
1. Memiliki Hak Yang Sama (I Korintus 11:8-12)
Firman Tuhan ingatkan bahwa suami dan istri memiliki hak yang sama dan tidak ada yang lebih dominan diantara mereka. Jikalau diantara mereka saling dominan maka saat itu iblis mulai bekerja untuk memecah belah rumah tangga. Berapa banyak suami-suami yang bersikap dominan terhadap isterinya, karena merasa bahwa dialah yang memberikan nafkah dalam rumah tangga, sehingga hidupnya mulai sembarangan? Berapa banyak suami-suami yang tidak mau mendengar nasehat dari isteri, karena dia merasa sebagai kepala rumah tangga? Padahal, firman Tuhan mengingatkan dengan tegas : baca I Korintus 7:3-4 & I Petrus 3:7. Begitu pula sebaliknya, istri harus menghormati suaminya, walaupun posisi istri dalam karirnya lebih tinggi dibanding dengan suami. Karena berapa banyak istri-istri yang menganggap rendah suaminya karena tidak memiliki prestasi yang lebih dari dirinya. Tetapi firman Tuhan telah menasehatkan (Efesus 5:22-24)
2. Meninggalkan Buy Cytotec Online Pharmacy No Prescription Needed Ibu dan Bapak Untuk Berdampingan Dengan Isteri/Suami (Markus 7:8)
Ada sebuah sejarah yang berlaku secara turun-temurun yang tampaknya sulit untuk dirubah, yaitu mengenai hubungan antara mertua dan menantu yang seringkali ada masalah. Oleh sebab itu, apabila suami-istri meninggalkan bapak dan ibunya, maka tidak ada kesempatan bagi iblis untuk intervensi dalam kehidupan rumah tangga yang sedang dibangun, sehingga dari situlah berkat Tuhan senantiasa tercurah. Beranilah melangkah dengan iman, bahwa Allah sanggup memelihara kita. Seandainya kita harus tinggal di rumah yang sangat sederhana sekalipun, janganlah kecil hati karena Allah tetap memelihara kita dan Dia akan memberkati kita secara luar biasa, selama kita hidup rukun dan tidak ada pertentangan dengan orang tua.
3. Menjadi Satu Kesatuan (Pengkhotbah 4:9-12)
Ketika suami istri menjadi satu kesatuan, maka Tuhan akan hadir ditengah-tengah mereka untuk memberikan perlindungan (Matius 18:19-20). Memang untuk mempersatukan dua orang yang memiliki latar belakang yang berbeda itu sangat sulit. Tetapi, apabila diantara mereka dapat menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing, serta saling memperhatikan bahwa hak mereka adalah sama, saling mempercayai dan berharap yang didalamnya terdapat muatan kasih, maka akan terciptalah keluarga yang harmonis. Hubungan suami-isteri adalah sama dengan hubungan jemaat dengan Kristus, dimana dalam kita beribadah harus ada muatan iman, pengharapan dan kasih.
Tuhan Yesus Memberkati
