Posts Tagged ‘kekuatan’
Saat kita mengenal Yesus Kristus, sebagai Tuhan dan raja, kita mengalami proses kelahiran baru. Mulai saat itu pula kita dimeteraikan oleh Roh Kudus untuk menjadi anak-anak Allah, dan setelah itu kita dibaptis oleh Roh Kudus, dan selanjutnya kita akan dipenuhi oleh Roh Kudus.
Saudara, Roh Kudus merupakan pribadi Allah yang maha kuasa; namun kerapkali kita melecehkan, mendukakan atau bahkan melawanNya. Mungkin timbul pertanyaan : “kapankah aku melakukan semuanya itu ?” ketika kita hendak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, dan Roh Kudus mengingatkan melalui firman yang telah kita baca atau kita dengar melalui hamba Tuhan, tetapi kita tidak mentaatinya. Untuk itu perlu kita sadari bahwa sejak kita percaya pada Yesus Kristus maka kita menjadi Buy Brand Levitra Online Pharmacy No Prescription Needed milikNya dan berada dalam rencanaNya yang besar. Oleh sebab itu, bagaimana mungkin kita dapat menentang Roh Kudus yang telah mem-back up kita untuk tetap dalam rencana Tuhan dan melakukan pekerjaanNya ?.
Kata back up disini menunjukkan adanya suatu jaminan yang menyangkut kehidupan kita; baik secara rohani maupun jasmani. Dan orang yang mendapat dukungan atau ditopang (di-back up) oleh sesuatu yang lebih besar dari kemampuannya, maka orang tidak akan pernah mengalami takut atau kuatir. Oleh karena itu, kita tidak perlu gentar atau takut dalam menghadapi segala pergumulan dalam hidup ini, karena kita sudah ditetapkan menjadi pemenang, bahkan lebih dari pemenang.
Mari kita melihat salah satu sifat, kuasa maupun kemampuan daripada Roh Allah yang memberikan jaminan atas hidup kita, yaitu terdapat dalam II Timotius 1:7 “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”. Sebagai contoh adalah dari kisah Yehezkiel yang membangkitkan tulang-tulang yang kering. (Yehezkhiel 37:1-10). Yehezkhiel benar-benar mengetahui bahwa Allah sanggup atau memiliki kekuatan untuk melakukan segala sesuatu, termasuk tulang yang keringpun dapat dibangkitkan (dihidupkan).
Saudara, kekuatan yang menyertai Yehezkhiel bukankah juga telah diberikan kepada kita melalui kuasa Roh Kudus yang tinggal dalam kehidupan kita?. Untuk itu janganlah kita takut, kuatir, gentar maupun putus asa; sebab Roh yang ada dalam diri kita lebih besar dari segala kekuatan yang ada di dalam dunia ini. Inilah saatnya kita bertindak untuk membangkitkan tulang-tulang yang kering (baik itu ekonomi, bisnis, rumah tangga, kerohanian atau pelayanan). Jangan tunda-tunda kesempatan untuk menghidupkan atau membangkitkan manusia-manusia rohani yang gagah perkasa untuk mengalahkan dunia yang penuh kejahatan dan kegagalan. Seperti halnya apabila kita membaca di dalam Wahyu maka kita akan menemukan tujuh jemaat telah mendapat peringatan dari Tuhan supaya mereka bertobat, sebab dari ketujuh gereja yang ada dalam Wahyu ini menjadi gereja yang mati.
Saudara, melalui beberapa contoh dan penjelasan diatas biarlah membangkitkan semangat kita dalam menjalani hidup ini, karena Roh Kudus yang ada dalam diri telah sanggup mem-back up seluruh kehidupan kita, khususnya untuk melakukan rencana dan pekerjaan Tuhan yang besar. Amin.
KETAKUTAN
2 TIMOTIUS 1 : 7
“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban”
Setiap manusia pasti pernah mengalami ketakutan dalam hidupnya. Tetapi Tuhan Yesus memerintahkan kita melalui Firmannya, supaya kita JANGAN TAKUT. Karena, ketakutan menunjukkan ketidakpercayaan kita kepada Tuhan, dan ketidakpercayaan ini merupakan dosa di mata Tuhan.
Saudara, Tuhan kita adalah Allah yang selalu konsekuen. Jika Dia memerintahkan kita untuk TIDAK TAKUT, Dia pasti akan memberikan kesanggupan kepada kita untuk melakukannya. Dia sudah memberikan fasilitasnya bagi kita, yaitu seperti tertulis dalam 2 Timotius 1 : 7 diatas, Dia memberikan bagi kita Roh yang membangkitkan :
1. KEKUATAN / KUASA (Kisah Para Rasul 1:8)
Setiap kita anak-anak Tuhan sudah diberikan kuasa oleh Tuhan. Tetapi yang seringkali jadi penyebab kita kehilangan kuasa atau menjadi penghalang sehingga kuasa tersebut tidak mengalir dalam hidup kita adalah jika kita masih menyimpan dosa, serta sikap kita yang hanya berfokus pada diri sendiri (= tidak mengasihi Tuhan). Kadangkala memang Tuhan ijinkan permasalahan datang dalam kehidupan kita, justru dengan tujuan supaya kita dapat mengalami kuasa (mujizat) Allah itu mengalir dalam kehidupan ktia.
2. KASIH (1 Yohanes 4:18)
Jika kita memiliki dan mengasihi Tuhan yang adalah sumber dari segala sumber kasih, harusnya tidak ada lagi ketakutan / kekuatiran dalam hidup kita, karena kasih itu selalu didasari oleh kepercayaan. Dia akan menyediakan segala yang terbaik bagi mereka yang mengasihi Dia (Matius 6 : 32-33; Roma 8 : 28). Dan tandanya bahwa kita mengasihi Tuhan adalah dengan mengasihi sesama. (1 Yoh 4 : 19-21)
3. KETERTIBAN dalam pikiran (Roma 12:2 ; Filipi 4:8)
Janganlah kita menjadi serupa (=setuju) dengan dunia ini. Milikilah pikiran yang senantiasa diberbarui oleh Roh Tuhan, yaitu dengan cara selalu diisi dengan Firman-Nya.
AMIN.


