Posts Tagged ‘iman’
Di dalam rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakanya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke temat-Ku, supaya di tempat dimana Aku berada, kamupun berada. (Yohanes 14:2-4)
Berita tentang penyaliban Kristus adalah suatu kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang sudah diselamatkan Salib adalah kuasa Tuhan Allah.
Kisah tentang Tuhan Yesus tidak berakhir di kayu salib. Jika berakhir di situ maka salib hanyalah menjadi simbol kehancuran dan keputusasaan belaka. Kabar sukacitanya adalah Tuhan Yesus tidak hanya menghancurkan kuasa dosa pada saat penyaliban, tetapi Tuhan Yesus juga menghancurkan kuasa atas kematian. Pada hari yang ke tiga, Tuhan bangkit kembali dari kematian mengalahkan kegelapan, kematian dan iblis :
dan kemudian terjadi suatu gempa bumi yang besar, dan seorang malaikat Tuhan turun dari sorga, datang dan menggulingkan batu penutup kubur dan duduk di atasnya …… Dan para penjaga melihatnya dengan ketakutan dan seolah-olah menjadi orang mati. Tetapi malaikat itu menjawab dan berkata kepada para wanita, “Jangan takut, aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang sudah disalibkan. Dia tidak disini, karena dia telah bangkit seperti yang Dia firmankan. Mari, lihat tempat dimana Tuhanmu dibaringkan ….
Yesus, tukang kayu dari Nazareth, mengubah kayu salib menjadi pintu kepada kehidupan. Inilah inti yang terdalam dari Kabar Kesukaan. SALIB memiliki kuasa untuk mengubahkan kita. Dari yang tidak berarti menjadi kehidupan yang penuh arti, dari segala sesuatu yang negatif menjadi sesuatu yang positif.
Di salib, kegelapan berubah menjadi terang, kematian menjadi kehidupan, kebencian menjadi cinta, ketakutan menjadi iman, putus asa menjadi sukacita, putus harapan menjadi kepenuhan … dan neraka menjadi Sorga.
Tuhan Yesus hidup !! Dia ada bersama kita sekarang, untuk membalikan setiap kutuk dan menghancurkan pekerjaan jahat si iblis. Para pendosa mendapatkan ampunan. Orang sakit disembuhkan. Orang yang putus hubungan dengan Tuhan Allah dipulihkan kembali. Yang melawan kuasa kebangkitan Kristus di kayu salib yaitu si kuasa jahat pasti dipatahkan. Inilah sebabnya mengapa Salib adalah lambang dari iman Kristen. Semuanya kembali kepada Tuhan Yesus. Tidak ada seorang pendiri ataupun pemimpin dari agama yang lain berani menggunakan simbol ini karena mengandung arti sesuatu yang mereka sendiri belum pernah melakukannya.
Tidak seorangpun selain Kristus yang disalibkan karena dosa-dosa dunia. Belum ada seorangpun yang bangkit dari kematian selain Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada seorangpun yang bisa memberikan penyelesaian untuk keputusasaan yang kita butuhkan. Hanya Tuhan Yesus yang bisa melakukan ini semua. Seperti yang Tuhan pernah firmankan, “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup, tidak ada yang akan sampai kepada Bapa selain melalui Aku.” Hampiri salib Tuhan Yesus – salib bukan simbol kematian, tetapi transformasi janji Allah yang akan mengubahkan segala yang buruk menjadi yang baik.
Tuhan Yesus Memberkati – Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia bagi kemuliaanNya.
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
Matius 28:1-20; Yohanes 14:1-6; 1 Korintus 1:18
BACAAN AYAT ALKITAB SETAHUN :
PAGI :
Bilangan 17, 18; Mazmur 55
SORE :
Yesaya 7; Yakobus 1
Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
Keintiman dengan Kristus lebih kuat daripada deretan permohonan yang diajukan.
Bacaan Kitab Suci
Dalam Lukas 23:39-43 salah satu pencuri yang disalibkan bersama Yesus meminta Tuhan untuk mengingat dia ketika Dia datang ke dalam kerajaannya. Yesus menjawab bahwa mereka akan berada dalam surga bersama-sama.
Yesus berkata kepadanya, "Apakah aku tidak mengatakan kepadamu bahwa jika kamu percaya, kamu akan melihat kemuliaan Allah? (Yohanes 11:40)
Karena percaya saya akan melihat kemuliaan Tuhan!
Karena iman Abraham taat ketika ia dipanggil untuk pergi ke tempat yang ia akan diterimanya sebagai warisan, dan ia pergi melangkah, meskipun tidak tahu kemana ia akan pergi … karena ia menunggu untuk sebuah kota yang memiliki dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. (Ibrani 11:08, 10)
Inilah kenyamanan di dalam penderitaan saya, karena firmanMu telah memberi saya hidup.
Sebab meskipun aku sendiri tidak ada di antara kamu, tetapi dalam roh aku bersama-sama dengan kamu dan aku melihat dengan sukacita tertib hidupmu dan keteguhan imanmu dalam Kristus. Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.(Kolose 2:5-7)
Urapan yang telah saya terima dari-Nya tinggal di dalam saya dan saya tinggal di dalam Dia.
