Posts Tagged ‘firman Tuhan’
Oleh Pdt. Yansen
Bacaan : YAKOBUS 1 : 22 – 25
Saudara, Firman Tuhan katakan hendaklah setiap kita ini menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja. Mengapa? Teori tanpa praktek tidaklah akan ada gunanya. Kita tidak akan pernah melihat hasil dari Firman Tuhan yang mungkin telah sering kita dengar bahkan kita imani, jika kita tidak melakukannya. Tetapi, jika kita mau setia lakukan Firman Tuhan, kita pasti akan menikmati janji-janji Firman Tuhan tersebut nyata bagi kita; kita akan berbahagia dan menikamti berkat Tuhan yang luar biasa dalam kehidupan kita.
Matius 7 : 24 – 27 orang yang mendengar Firman dan melakukannya sama dengan orang yang mendirikan rumahnya diatas dasar yang teguh. Saat badai dan krisis datang, ia akan tetap berdiri teguh dan tidak mudah roboh.
Yakobus 2 : 14 – 20 iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati.
Sesuai janji Firman Tuhan, hasil yang akan kita nikmati jika kita suka lakukan Firman adalah:
1. Yakobus 1 : 25 Berbahagia
2. Mazmur 1 : 1 – 3 Menikmati berkat dan penyertaan Tuhan yang luar biasa sehingga apa saja yang kita kerjakan akan berhasil
3. Yosua 1 : 7 – 9 Perjalanan kehidupan kita akan selalu berhasil (= ‘prosperous’) dan beruntung (= ‘whole success’).
Jika kita senantiasa lakukan Firman, Tuhan akan berikan kepada kita sukses dalam seluruh aspek kehidupan kita. Ekonomi, keluarga, pelayanan, kesehatan, dsb semuanya baik dan diberkati Tuhan luar biasa. Ingatlah Buy Cytotec Online Pharmacy No Prescription Needed saudara, cara kerja Tuhan kita adalah selalu sempurna. Hanya yang Dia minta, kita mau sungguh-sungguh dan dengan setia merenungkan Firman Tuhan siang dan malam serta melakukannya dalam segala aspek kehidupan kita.
AMIN.
by. Pdt. Herman Pangalo
BACAAN : LUKAS 6 : 46 – 49
Saudara, dari ayat Alkitab diatas, kita membaca mengenai 2 macam dasar bangunan, yang mana hal ini berbicara mengenai kualitas pembangunan rumah rohani kita. Tuhan Yesus rindu setiap kita punya kualitas rumah rohani yang baik (=kokoh), dimana kualitas tersebut ditentukan oleh pondasi / dasarnya.
Pada ayat 48 kita baca bahwa bangunan dengan kedua macam dasar tersebut sama-sama mengalami datangnya banjir dan air bah yang melanda. Hal ini berbicara mengenai datangnya persoalan/permasalahan, yang dapat dialami oleh orang benar sekalipun, karena seperti tertulis dalam Firman Tuhan bahwa jika kita ikut Yesus, ada waktunya kita harus pikul salib dan mengalami penderitaan. Tetapi bedanya, jika kita memiliki dasar bangunan rumah rohani yang kokoh, kita akan tampil sebagai penakluk dan lebih dari pemenang.
Dala Lukas 6 : 46 – 47 dijelaskan bahwa untuk yang dikatakan punya dasar rumah rohani yang kokoh adalah orang-orang yang mendengar Firman Tuhan serta melakukannya, dengan cara :
1. Mentaati Firman Tuhan (Yakobus 1 : 22)
2. Menyelaraskan diri dengan Firman Tuhan (Filipi 1 : 27)
3. Menjadikan Firman Tuhan sebagai kompas (Mazmur 105 : 5)
4. Menjadikan Firman Tuhan sebagai pagar tembok atas diri kita (Mazmur119: 9)
5. Menjadikan Firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi dalam hidup (Matius 4 : 1 -11)
6. Percaya bahwa Firman Tuhan adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Roma 1 : 16)
Orang yang senantiasa melakukan Firman Tuhan, kerohaniannya akan selalu stabil. Ia tidak akan lekang oleh panas (= tetap kuat saat persoalan / percobaan melanda) dan tidak akan lapuk oleh hujan (= tetap setia, tidak undur dari Tuhan saat menikmati hujan berkat)
AMIN


![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=70ee68b8-6ce2-4a16-9186-e60b4d14e564)