PERSEMBAHAN

PERPULUHAN :

Bank Central Asia ac. 822.030.4494
an. Tan Jen Mee

PEMBANGUNAN GEREJA

PAHLAWAN :
Bank Central Asia ac. 018.323.8601
an. Ellyzabet Novianti

PURI SURYA JAYA
Bank Mandiri ac. 141.000.844444.0
an. Hartono Yarman

KEGIATAN SEPEKAN

DOA PEMULIHAN :

FATHERS HOUSE PAHLAWAN :
7 SEPT 2011
19.00 - 20.00 : DOA MALAM

11 SEPT 2011 : IBADAH RAYA
I. 06.00 - 07.30 - Pdt. RUDY SALAM
II. 08.00 - 09.30 - Pdt. RUDY SALAM
III.10.00 - 11.30 - Pdt. RUDY SALAM
IV. 16.00 - 17.30 - Pdt. RUDY SALAM
V. 18.00 - 19.30 - Pdt. RUDY SALAM

FATHERS HOUSE PURI SURYA JAYA :
7 SEPT 2011 : DOA MALAM
19.00 - 20.00 -

11 SEPT 2011 : IBADAH RAYA
08.00 - 10.00 - Pdt. Yohanes Sulistyo

DOA & KONSELING

Bagi jemaat yang rindu didukung dalam doa silahkan mengisi formulir doa dan masukkan dalam kotak doa.
Untuk layanan konseling dapat menghubungi :
1. Pdp. KARTIKASARI
031-70586695 ATAU SMS 0812-3541182
2. Bpk. OBED - Untuk kunjungan dan FA
031-71682891

Layanan Babtis dan penyerahan anak :
1. Bpk. DEDI - Jemaat di Pahlawan
031-8958245 atau 031.92065131
2. Bpk. RICHARD - Jemaat di Puri Surya Jaya
031-8915046

Seputar FH ..

Powered by Twitter Tools

Posts Tagged ‘cinta’

Di dalam rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakanya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke temat-Ku, supaya di tempat dimana Aku berada, kamupun berada. (Yohanes 14:2-4)

Berita tentang penyaliban Kristus adalah suatu kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang sudah diselamatkan Salib adalah  kuasa Tuhan Allah.

 

Kisah tentang Tuhan Yesus tidak berakhir di kayu salib. Jika berakhir di situ maka salib hanyalah menjadi simbol kehancuran dan keputusasaan belaka. Kabar sukacitanya adalah Tuhan Yesus tidak hanya menghancurkan kuasa dosa pada saat penyaliban, tetapi Tuhan Yesus juga menghancurkan kuasa atas kematian. Pada hari yang ke tiga, Tuhan bangkit kembali dari kematian mengalahkan kegelapan, kematian dan iblis : 

dan kemudian terjadi suatu gempa bumi yang besar, dan seorang malaikat Tuhan turun dari sorga, datang dan menggulingkan batu penutup kubur dan duduk di atasnya …… Dan para penjaga melihatnya dengan ketakutan dan seolah-olah menjadi orang mati. Tetapi malaikat itu menjawab dan berkata kepada para wanita, “Jangan takut, aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang sudah disalibkan. Dia tidak disini, karena dia telah bangkit seperti yang Dia firmankan. Mari, lihat tempat dimana Tuhanmu dibaringkan …. 

Yesus, tukang kayu dari Nazareth, mengubah kayu salib menjadi pintu kepada kehidupan. Inilah inti yang terdalam dari Kabar Kesukaan. SALIB memiliki kuasa untuk mengubahkan kita. Dari yang tidak berarti menjadi kehidupan yang penuh arti, dari segala sesuatu yang negatif menjadi sesuatu yang positif.

Di salib, kegelapan berubah menjadi terang, kematian menjadi kehidupan, kebencian menjadi cinta, ketakutan menjadi iman, putus asa menjadi sukacita, putus harapan menjadi kepenuhan … dan neraka menjadi Sorga.

Tuhan Yesus hidup !! Dia ada bersama kita sekarang, untuk membalikan setiap kutuk dan menghancurkan pekerjaan jahat si iblis. Para pendosa mendapatkan ampunan. Orang sakit disembuhkan. Orang yang putus hubungan dengan Tuhan Allah dipulihkan kembali. Yang melawan kuasa kebangkitan Kristus di kayu salib yaitu si kuasa jahat pasti dipatahkan. Inilah sebabnya mengapa Salib adalah lambang dari iman Kristen. Semuanya kembali kepada Tuhan Yesus. Tidak ada seorang pendiri ataupun pemimpin dari agama yang lain berani menggunakan simbol ini karena mengandung arti sesuatu yang mereka sendiri belum pernah melakukannya.

Tidak seorangpun selain Kristus yang disalibkan karena dosa-dosa dunia. Belum ada seorangpun yang bangkit dari kematian selain Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada seorangpun yang bisa memberikan penyelesaian untuk keputusasaan yang kita butuhkan. Hanya Tuhan Yesus yang bisa melakukan ini semua. Seperti yang Tuhan pernah firmankan, “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup,  tidak ada yang akan sampai kepada Bapa selain melalui Aku.” Hampiri salib Tuhan Yesus – salib bukan simbol kematian, tetapi transformasi janji Allah yang akan mengubahkan segala yang buruk menjadi yang baik.

Tuhan Yesus Memberkati – Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia bagi kemuliaanNya.

 

AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
Matius 28:1-20; Yohanes 14:1-6; 1 Korintus 1:18

 

BACAAN AYAT ALKITAB SETAHUN :
PAGI :
Bilangan 17, 18; Mazmur 55
SORE :
Yesaya 7; Yakobus 1

 

Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke

Saat kita mempersiapkan sebuah meja perjamuan untuk Raja kita yang melimpah dengan pengagungan, cinta, dan aroma harum penyembahan dan pujian, kita mempersembahkan kepadaNya dengan penyembahan kita yang sungguh-sungguh. Maka, "malam itu" Raja segala Raja akan bangkit dari takhta-Nya dari tempat kudusNya. Dia yang tidak pernah terlelap akan mulai menggoncangkan langit dengan guruh dan kegerakan ilahiNya.

Bacaan Kitab Suci
Kis 4:6-31: Para rasul bereaksi terhadap pengalaman penganiayaan pertama mereka setelah kebangkitan dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan. Dan Tuhan menjawab mereka dengan goncangan bumi dan gedung tempat mereka tinggal serta mengisi mereka kembali dengan Roh Kudus dan memberikan keberanian.

Bagi mereka yang percaya bahwa Tuhan sudah pensiun dan tidak tertarik lagi untuk memelihara ciptaanNya akan memiliki masalah dengan yang satu ini, Mereka harus membaca Alkitabnya lagi. Hal ini jelas tertulis di dalam Alkitab bahwa Tuhan menjawab doa dan bahwa Dia menanggapi kelaparan rohani di dalam hati manusia!

Akhir kisah tentang ‘wanita Samaria di sumur Yakub’ menandai awal dari kisah lain yang lebih menarik! Wanita yang baru diubahkan kemudian berlari ke desanya dan membawa kerumunan tetangganya kembali menemui Yesus dan sesuatu yang tidak biasa terjadi :
"Sebenarnya, ini adalah salah satu kasus langka di mana kunjungan berubah menjadi tempat tinggal, karena Dia akhirnya tinggal tiga hari lagi melayani di kota non-Yahudi ini!
"Sudah jelas desa ini telah mendapat perkenan dari Tuhan Yesus. Dia memperpanjang kebangunan rohaniNya ! Mereka memenuhi kebutuhan penyembahan-Nya "

 
Tuhan tidak dapat melewatkan panggilan dari hati yang hancur dan penuh sesal. Dia juga tidak akan mengabaikan pemujaan dan pujian dari penyembah-penyembah benar. Bahkan penghakiman besar-Nya yang tertulis dalam Kitab Wahyu akan diperdengarkan dengan suara guruh surgawi, kilat dan gempa bumi bersama dengan doa-doa orang kudus yang dinaikan sebagai dupa dan bau-bau-an yang harum kepada Allah.

Dalam Kitab Kisah Para Rasul, segera setelah Petrus dan Yohanes ditangkap dan diancam oleh imam besar dan Sanhedrin, mereka bertemu dengan orang percaya lainnya dan mulai menceritakan perbuatan Tuhan yang luar biasa dan memuliakanNya. Kemudian murid-murid meminta Tuhan untuk bertindak atas nama mereka sehingga mereka bisa memberitakan Injil dengan berani. Jawaban yang mereka terima tidak kurang dari sesuatu yang ajaib sebagaimana dituliskan :
"Dan ketika mereka berdoa, tempat di mana mereka Buy Clomid Online Pharmacy No Prescription Needed berkumpul bersama-sama itu terguncang dan mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus, dan mereka memberitakan firman Allah dengan berani."

Tuhan Allah menanggapi pujian dan penyembahan, terutama saat dipersembahkan oleh orang yang "satu pikiran dan satu jiwa." Dalam kasus ini, respon Allah ditandai dengan gerakan Ilahi yang tak terhentikan dan kegerakan Ilahi yang penuh berkat !

 

Tuhan Yesus Memberkati,

Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia penuh kemuliaanNya

 
Doa
Bapa yang Mulia, tenanglah hatiku saat tahu bahwa Engkau adalah Allah yang peduli. Ini meyakinkanku bahwa Engkau terlebih dari mampu untuk mengguncangkan surga dan neraka untukku. Aku akan memuji Engkau dan menyembah Engkau bersama dengan jemaat yang lain. Aku akan mempersembahkan wewangian yang harum berupa syukur, pujian, penyembahan, pemujaan, pengagungan, gentar akan Engkau, dan sukacita yang tak terkatakan. Bapa di Sorga kami akan sambut goncanganMu.

 

Diterjemahkan dari : Finding Favor with The King by Pastor Tommy Tenney

Ada beberapa yang mengasihi Dia dengan apa adanya Dia.

Bacaan Kitab Suci
Markus 12:28-34, Yesus menjelaskan bahwa perintah terutama adalah untuk mengasihi Tuhan dengan segenap, hati, pikiran,  jiwa  dan kekuatan kita.

 

Picture 544 Tidak ada yang lebih menghangatkan hati orang tua selain saat menerima cinta yang tulus dan murni dari anak-anak mereka. Setiap kali salah satu dari anak perempuan kami mengatakan , "Aku cinta padamu, Ayah" sambil memberikan senyum manisnya, hati saya langsung menyerah dan meleleh. Ada sesuatu tentang kepolosan, cinta tak bersyarat pada seorang anak yang membuat orang tuanya akan melakukan segala sesuatu apapun untuknya.

 
Demikian juga Tuhan Allah hampir sama keadaanNya. Dia suka memberikan hal yang baik kepada anak-anak-Nya. Memberi adalah sifat-Nya dan Ia memberi dengan kelimpahan. Tetapi Tuhan Allah mengasihi ketika kita karena kita datang kepada-Nya dan menghabiskan waktu bersama-Nya bukan karena kita menginginkan sesuatu tetapi lebih karena kita mengasihi Dia dan ingin bersama-Nya.

Di dalam dunia, cinta biasanya datang dengan syarat : "Aku akan mencintaimu jika …" atau "Aku akan mencintaimu ketika …" atau "Aku cinta kamu karena …" Cinta tanpa pamrih dan tidak ada motif tersembunyi adalah barang langka di dunia sekarang ini. Kita sekarang akan membicarakan tentang cinta tanpa syarat, yaitu jenis cinta yang mengatakan, "Aku mencintaimu … selamanya." Ini adalah jenis cinta yang Allah tunjukan kepada kita. Itu juga merupakan jenis cinta yang Dia cari dari kita sebagai balasannya.

Katekismus Westminster, salah satu pengakuan sejarah klasik gereja, mengatakan, "akhir dari manusia adalah untuk memuliakan Allah dan memuliakan-Nya selamanya." Bagaimana kita memuliakan Tuhan? Dengan melakukan apa yang Dia telah ciptakan bagi kita untuk kita lakukan. Dan Dia menciptakan kita untuk mengasihi Dia. Mengasihi Allah lebih penting dari semua hal yang kita "lakukan" dalam sesuatu yang kita sebut dengan "bergereja." Mengasihi Allah jantung dari penyembahan.

 
Hanya sedikit orang Kristen yang pernah mencapai penyembahan tingkat ini bagi Allah. Biasanya kasih kita untuk Tuhan Allah hanya sejauh terima kasih atas apa yang Dia telah lakukan bagi kita. Tantangan sebenarnya adalah untuk terus berada di dalam atmosfer langka bagi mereka yang mengasihi Tuhan Allah sebagaimana apa adanya Dia, lepas dengan segala sesuatu yang apa dan yang telah Dia lakukan. Mencintai dan menyembah Tuhan pada tingkat ucapan syukur atas berkat dan perkenannya itu baik dan bagus. Tetapi ternyata ada tingkat yang lebih dalam lagi yaitu -tingkat pujian dan pemujaan- yang disediakan bagi mereka yang berani untuk masuk ke dalamnya. Ini adalah tingkat dimana keintiman terdalam dan persekutuan dengan Tuhan Allah terjadi. Ini adalah tingkat persahabatan sejati dengan Tuhan Allah.

Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan berarti mencintai-Nya dengan segala keberadaan kita di setiap saat sepanjang hidup kita. Ini berarti menyangkal diri kita dan tenggelam dengan cinta, yang buta dan penuh semangat serta bergairah bagi Dia yang mulia. Suatu cinta yang merupakan kebahagiaan terbesar kita hanyalah berada di dalam hadirat-Nya.

 
Apakah kita siap pada tantangan ini? Berani mengambil risiko. Mari kembali ke jantung dari penyembahan. Dengan segala sesuatu keberadaan kita, kasihi Tuhan sebagaimana adanya Dia!

Tuhan Yesus Memberkati

Doa
Bapa, aku menerima panggilan untuk mengasihi Engkau dengan tanpa syarat. Aku berterima kasih kepadaMu atas semua yang telah Engkau lakukan bagiku, dan aku ingin bergerak lebih dalam lagi dari tingkat itu. Aku ingin memasuki jantung penyembahan dan cinta bagiMu seperti apa adanya Engkau yang mulia – dengan semua yang ada dalam hidupku

 

Diterjemahkan dari Finding Favor with The King by Pastor Tommy Tenney

Abraham percaya Tuhan, dan itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. (Roma 4:3)
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat yang memungkinkan berkat Abraham datang kepada kita (bangsa-bangsa lain) dalam Kristus Yesus, bahwa kita juga menerima janji Roh melalui iman.

Read the rest of this entry »

“ .. belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?" (Matius 21:16)
Api Tuhan diterjemahkan dalam cinta kepada jiwa-jiwa

Read the rest of this entry »

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes