Posts Tagged ‘belas kasihan’
HAL YANG MENJADI KEGEMARAN TUHAN ALLAH
Bacaan Kitab Suci :
Mikha 6:6-8, Tuhan meminta kepada anak-anakNya keadilan, belas kasihan dan kerendahan hati.
Apakah kita tahu apakah yang menjadi kegemaran Tuhan?
Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh (1 Petrus 3:18)
Saya ingin dipenuhi dengan belas-kasihan sama seperti yang sudah Tuhan Yesus Kristus lakukan
Kebenaran, Dan Orang-orang yang mencerminkan Ini
Kemudian Yesus, digerakan oleh belas kasihanNya, mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh dia, dan berkata kepadanya, ‘Aku mau, engkau dibersihkan. " (Markus 01:41)
Bapa, ajarilah kami kasihMu untuk yang terhilang
Nabi Yunus-penginjil tahu kasih sayang Allah, tetapi ia sendiri belum mempunyai rasa belas kasihan itu di dalam dirinya. Setiap orang yang berdiri untuk menjadi saksi dan berbicara tentang Kristus tahu benar apa yang Yunus telah ketahui. Ini adalah pengetahuan umum di antara orang-orang yang telah diselamatkan bahwa Tuhan Allah itu pengasih, murah hati, penyayang, dan penuh belas kasihan. Tapi apakah kita secara pribadi sudah menanamkan perasaan tersebut untuk teman-teman kita yang terhilang?
Yunus belum memiliki sama sekali – dia berkhotbah hanya karena tugas atau ketaatan. Hal ini bisa menjadi kekurangan dan masalah yang serius bagi siapa saja yang sudah memberitakan Firman Allah. Penginjilan bukan hanya masalah menyampaikana kalimat cinta dan belas kasihan Allah atau pengajaran teologi semata. Hati seorang penginjil seharusnya selaras dengan detak jantung Allah, pencerminan dari kerinduan hati-Nya dan belas kasihan Allah. Kebutuhan dasar dalam penginjilan ada dua hal yaitu : kebenaran, dan orang-orang yang mencerminkan hal itu. Beberapa orang mengatakan bahwa "memberitakan hal yang benar" itu sudah cukup. Tetapi bukan hal itu masih belum cukup! Roh Kudus memiliki bagian yang sangat penting di dalam hal ini, untuk menempatkan unsur yang hilang dalam hati kita sendiri: "Cinta Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang diberikan kepada kita." Kasih Allah dalam Kristus lebih dari sepotong teologi sistematis dan itu dimaksudkanNya untuk hidup dalam mereka yang menyatakan hal itu. Kita dapat mengajar dengan lidah api hanya jika kita telah memiliki api-Nya di dalam hati kita! Bagaimana kita bisa mendapatkan hati yang terbakar dengan api? Dapatkan dengan mengetahui Firman Tuhan bagi diri kita sendiri. Ini adalah Firman Tuhan untuk kita dan untuk kita !
Yunus adalah seorang nabi dan pengkhotbah langka bahwa dia tidak ingin berhasil. Dia berharap bahwa tak seorang pun di Niniwe akan memperhatikan pesan yang ia khotbahkan. Namun, kemudian raja di Niniwe menjadi cemas tentang dosa-dosanya dan memutuskan dirinya dan seluruh rakyatnya untuk melakukan sesuatu pertobatan tentang hal itu. Jika kita telah meletakan Firman Tuhan pada bibir kita, kita harus tahu apa yang kita lakukan. Ini adalah senjata utama yang harus "dimainkan" bersama ! Mintalah Tuhan hari ini untuk memberikan pencurahan belas kasihan yang baru hari ini.
Tuhan Yesus Memberkati
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
| Yunus 3:1-10 |
3:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian: |
| Markus 1:40-45 |
1:40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." |
| Roma 5:5 |
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. |
Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan diberkatilah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku." (Lukas 7:22-23)
Aku ingin hidupku bisa menjadi hidup yang penuh belas kasihan sebagaimana yang KRISTUS telah tunjukkan begitu bebas sepanjang hidup-Nya, bahkan hingga kematian-Nya
Yohanes Pembaptis punya masalah yang sama dengan yang dihadapi oleh nabi Yunus dan Elia: ia berkhotbah tentang api penghakiman, dengan mengatakan:
"Kamu keturunan ular beludak! Yang memperingatkan Anda untuk melarikan diri dari murka yang akan datang? … Kapak sudah tersedia pada akar pohon-pohon, dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang ke dalam api .. . garpu penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan lantai pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum ke dalam lumbung-Nya, tetapi Dia akan membakar sekam dengan api tak terpadamkan. "
Itu begitu mirip khotbah yang berapi-api Elia yang kedengarannya makin ironis ketika Lukas menambahkan, "Dengan kata lain Yohanes menasihati orang-orang dan memberitakan Kabar Baik kepada mereka"! Jadi saat itu menurut persepsi Yohanes "Api neraka" sama dengan "Kabar Baik"?
Yohanes kemudian melihat Yesus di tempat kerja dan melihat bahwa tidak ada satupun api penghakiman yang jatuh. Yohanes kemudian mengirim pesan untuk bertanya kepada Yesus apakah ia telah mengidentifikasi orang yang salah sebagai Mesias. Yesus kemudian mengirim kembali utusan untuk menggambarkan kemurahan Allah di antara yang tertindas dan sekarat, dan untuk menyampaikan pesan: "Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Bagaimanakah kita menilai orang yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan anak-anak? Apakah mereka pantas mendapatkan penghakiman … atau mendapatkan rahmat? Bagaimana kita bersikap terhadap para pelacur yang memikat orang ke dalam kebejatan dan penyakit mematikan? Apakah memenuhi cukup memenuhi syarat untuk api neraka guna membersihkan dosa-nya yang … atau membantu memperluas tangan-tangan untuk menebus dosa mereka ? Kalau semuanya diserahkan kepada kita manusia – kita akan cenderung untuk menghapuskan beberapa spesies tertentu sejak beberapa tahun yang lalu! Akan tetapi perhatikan bagaimana ALLAH terus-menerus mengasihi kita manusia, dan Dia mencurahkan kasih sayang dan rahmat-Nya kepada kita generasi ke generasi. Dan Dialah yang mengilhami hati para penginjil untuk menyinarkan Kabar Baik ke dalam sisi dunia yang gelap dan kotor – dan kasih sayang serta rahmatNya itu telah menjadi milik kita selamanya!
Tuhan Yesus Memberkati.
Ayat yang dipergunakan :
|
Lukas 3:7-18 |
Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu supaya melarikan diri dari murka yang akan datang? |
|
Lukas 7:22-23 |
7:22 Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. |
Bacaan Alkitab Setahun :
| PAGI | Keluaran 36 dan Yohanes 15 |
| SORE | Amsal 12 dan Effesus 5 |
Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke
