PERSEMBAHAN

PERPULUHAN :

Bank Central Asia ac. 822.030.4494
an. Tan Jen Mee

PEMBANGUNAN GEREJA

PAHLAWAN :
Bank Central Asia ac. 018.323.8601
an. Ellyzabet Novianti

PURI SURYA JAYA
Bank Mandiri ac. 141.000.844444.0
an. Hartono Yarman

KEGIATAN SEPEKAN

DOA PEMULIHAN :

FATHERS HOUSE PAHLAWAN :
7 SEPT 2011
19.00 - 20.00 : DOA MALAM

11 SEPT 2011 : IBADAH RAYA
I. 06.00 - 07.30 - Pdt. RUDY SALAM
II. 08.00 - 09.30 - Pdt. RUDY SALAM
III.10.00 - 11.30 - Pdt. RUDY SALAM
IV. 16.00 - 17.30 - Pdt. RUDY SALAM
V. 18.00 - 19.30 - Pdt. RUDY SALAM

FATHERS HOUSE PURI SURYA JAYA :
7 SEPT 2011 : DOA MALAM
19.00 - 20.00 -

11 SEPT 2011 : IBADAH RAYA
08.00 - 10.00 - Pdt. Yohanes Sulistyo

DOA & KONSELING

Bagi jemaat yang rindu didukung dalam doa silahkan mengisi formulir doa dan masukkan dalam kotak doa.
Untuk layanan konseling dapat menghubungi :
1. Pdp. KARTIKASARI
031-70586695 ATAU SMS 0812-3541182
2. Bpk. OBED - Untuk kunjungan dan FA
031-71682891

Layanan Babtis dan penyerahan anak :
1. Bpk. DEDI - Jemaat di Pahlawan
031-8958245 atau 031.92065131
2. Bpk. RICHARD - Jemaat di Puri Surya Jaya
031-8915046

Seputar FH ..

Powered by Twitter Tools

Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir (Ibrani 6:19)

Untuk "melihat dan percaya" berarti melihat Yesus mencicipi kematian bagi setiap orang percaya 

Orang banyak sudah berkali-kali menginginkan Yesus untuk menjadi Raja di tanah Yahudi dan menaklukkan tentara pendudukan Romawi  yang kurang mereka sukai, tetapi Yesus selalu menolak. Murid-muridNya tidak berjuang untuk menjadikan Dia menjadi Tuhan duniawi. Dia punya cara yang lain! Yaitu membiarkan dirinya dipaku dan tak berdaya dan dengan ini  Yesus bahkan telah menaklukkan komandan pasukan tentara Romawi yang bertugas untuk melakukan eksekusi. Dalam waktu tiga ratus tahun kemudian, Roma sendiri akhirnya ditaklukkan – bukan oleh kekuatan kaki bersepatu bot kekuatan militer – tetapi oleh darah kaki Yesus yang tergantung di kayu salib. Kaisar Romawi terakhir, Julian, mencoba untuk mengembalikan kebiasaan yang lama yaitu penyembahan terhadap dewa-dewa, akan tetapi rupanya gelombang pasang yang ditimbulkan oleh kematian Kristus terlalu berkuasa untuk dilawan. Julian berseru dengan penuh putus asa, "Oh Galilea kamu telah ditaklukkan!" Salib berdiri cepat, sebuah "jangkar jiwa” telah ditegakkan. Kiasan ini ditemukan dalam Ibrani: “Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya”.

 

Kekasih Tuhan ada sebuah mekanisme keamanan pelayaran zaman dahulu saat suatu kapal akan memasuki atau mendekati daerah pelabuhan di saat hari gelap. Seorang pelaut – yang disebut "pemandu" – akan naik terlebih dahulu ke perahu kecil dengan membawa jangkar dan tali yang dihubungkan dengan badan kapal. Sambil mendayung menuju pelabuhan ia akan memainkan jangkar dan talinya untuk menduga-duga kedalaman perairan yang dilaluinya supaya apabila kapal akan bersandar nantinya tidak akan kandas. Hingga akhirnya perahu pendahulu mencapai pantai dan pelaut akan menancapkan jangkarnya di daratan. Di pagi hari saat terang  kapal sudah tidak memerlukan layar untuk bergerak. Para awak kapal tinggal menarik tali jangkar sehingga perlahan tetapi pasti dan tidak bakal kandas kapal akhirnya bisa merapat ke pelabuhan

 

Pelaut  "pendahulu" kita adalah Tuhan Yesus Kristus, yang telah masuk melalui tabir dan membuat jangkar untuk jalur bersandar ke pelabuhan. Keselamatan kita sudah dipastikan seperti sebagaimana para pelaut yang tidak bisa melihat jalur ter-aman menuju pelabuhan. Kristus sudah tidak terlihat lagi oleh kita … Dia sudah berada di "darat" dalam kemuliaanNya dan “kita terhubung dengan iman untuk turut dimuliakan oleh karena Dia”. Hari demi hari tali itu akan semakin pendek dan menarik kita untuk  lebih dekat dan lebih dekat lagi dengan pemandu kita. Akhirnya kita akan mencapai pantai Surga … dan apa yang akan kita lihat? Yesus sang pemandu agung kita telah menunggu untuk menyambut dan menyapa kita, karena di mana Dia berada, di situ juga Dia akan membawa kita. Iman adalah tali yang akan menghubungkan kita dan pada akhirnya akan membawa kita kepada Pemandu Agung kita. Iman inilah jaminan kita.

Tuhan Yesus Memberkati

Ayat yang dipergunakan :

Yohanes 14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada
Ibrani 6:19-20

Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, Buy Viagra Online Pharmacy No Prescription Needed yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

Bacaan Alkitab Setahun :

PAGI Keluaran 18 dan Lukas 22
SORE Ayub 36 dan II Korintus 6

Diterjemahkan dari : Mark My Word Daily by Reinhard Bonnke

LiveJournal Tags: ,

Leave a Reply

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes