Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api (Matius 3:11-12)
Biarkan aku selalu terbakar di dalamMu ya Tuhan
Allah membuat sifat kayu kering untuk mudah terbakar. Kayu kering tua bisa membakar untuk Allah, seperti semak terbakar pada zaman Musa : "Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.. " Haleluya! kita tidak berdoa: "Biarkan aku terbakar untuk Engkau, ya Tuhan." Kita tidak ingin menjadi timbunan puing-puing. Fitur yang menakjubkan dari semak itu adalah bahwa saat terbakar Buy Cialis Professional Online Pharmacy No Prescription Needed tidak terbakar habis. Terlalu banyak hamba Tuhan yang sering terbakar habis. Penyebab dari itu adalah semacam oleh ‘api yang lain’. Mari kita selalu memohon : "Biarkan kami senantiasa terbakar di dalamMu ya Tuhan”. Nyala api di dalam mezbah harus dipertahankan dan tidak boleh pergi ke mana-mana.
Tanpa api, tidak ada pekabaran injil. Perjanjian Baru dimulai dengan api juga. Yang pertama bersaksi tentang Kristus dengan kesaksiannya tentang api adalah Yohanes. Yohanes Pembaptis, menyatakan: "Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sang Pembaptis, membaptis dengan perbedaan yang besar. Yohanes menggunakan air unsur fisik, sedangkan Kristus menggunakan elemen spiritual – api suci. Air dan api sungguh kontras! Tidak berarti bahwa Yohanes Pembaptis memiliki "air" agamawi (meskipun ada banyak disekitarnya, sering digabungkan dengan es!). Yohanes Pembaptis membaptis sambil berdiri di air dingin sungai Yordan – sedangkan Tuhan Yesus membaptis sambil berdiri di suatu aliran sungai api yang menyala !
Karya terkenal adalah dari Yohanes Pembaptis adalah baptisannya. Dan Yohanes juga mengumumkan bahwa karya terkenal Yesus sebagai baptisan juga. Baptisan adalah pekerjaan besar Tuhan sekarang. Yesus, Pembaptis dalam Roh Kudus. Ini adalah pengalaman utama sebagai milik Kristus untuk kita setelah kita menjadi orang percaya yang dilahirkan kembali.
AYAT YANG DIPERGUNAKAN :
| Keluaran 3:2 |
Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. |
| Matius 3:11-12 |
3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. |
BACAAN ALKITAB SETAHUN :
| PAGI | 1 Samuel 26 dan 1 Korintus 7 |
| SORE | Yehezkiel 5 dan Mazmur 42 dan 43 |

