Archive for the ‘Khotbah’ Category
Pdt. Yehezkiel S.
YOHANES 14 : 15 – 18
Saudara, di ayat 18 pada bacaan diatas, Tuhan telah berjanji “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu ….” Maksudnya, setiap anak-anak Tuhan yang percaya kepada-Nya, tidak akan ditinggalkan ‘tanpa BAPA’. Dalam Firman Tuhan telah dijelaskan bahwa BAPA adalah pemberi: 1.) identitas 2.) visi 3.) tujuan 4.) warisan 5.) berkat; bagi anak-anak Nya. Karena itu, saat Yesus naik ke Sorga, Dia mencurahkan Roh Buy Cytotec Online Pharmacy No Prescription Needed Kudus sebagai ‘pengacara’ (parakletos), yaitu penolong dan penghibur yang diam didalam diri kita selama-lamanya. Jadi, setiap kita yang menerima Roh Kudus, telah menerima KUASA yang telah diberikan oleh Bapa (Kisah 1 : 8), sehingga kita akan mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, bahkan lebih besar daripada itu (Yohanes 14 : 12)
Kuasa yang kita terima melalui Roh Kudus yang ada didalam kita, adalah:
-
Kuasa yang mendatangkan kemampuan dan kekuatan yang diluar batas kemampuan kita
-
Kuasa yang membuat kita mempunyai capability & ability yang luar biasa untuk segala sesuatu (memiliki Hikmat)
-
Kuasa untuk menikmati berkat dan pemulihan
-
Kuasa untuk memiliki kemampuan seperti malaikat Tuhan
-
Kuasa untuk bisa menolak / mematikan dosa
Karena itu saudara, marilah setiap kita sungguh-sungguh meminta Roh Kudus untuk mengurapi dan memenuhi hidup kita, sehingga kita mampu untuk senantiasa menyembah Dia dalam Roh dan Kebenaran (Yohanes 4 : 23-24); serta menikmati dan mengalami KUASA yang telah kita terima dari Bapa tersebut.
AMIN.
oleh : Pdt. Erni
Saudara, ‘mengucap syukur’ adalah suatu kata yang sering kita dengar dan bahkan kita ucapkan. Sebagaimana Firman Tuhan perintahkan bahwa kita anak-anak Tuhan harus mengucap syukur dalam segala hal. Tetapi pada prakteknya, apakah kita benar-benar sudah/dapat mengucap syukur, terutama saat hal-hal yang kita pandang tidak baik terjadi dalam kehidupan kita?
Kita harus mengerti, justru melalui ucapan syukur itulah kita akan mendapati kuasa Allah yang dahsyat akan tercurah bagi kita. Karena itu senantiasa mengucap syukurlah, baik ataupun tidak baik keadaan kita. Dan percayalah Tuhan pasti akan bertindak menyatakan mujizat-Nya bagi anak-anak Nya yang mau setia dan tetap mengucap syukur.
-
Kuasa ucapan syukur akan mengubah ‘keadaan’ kita (Kis 16 : 22-26) melalui ucapan syukur ada kuasa yang mampu melepaskan belenggu-belenggu kehidupan kita, sebagaimana digambarkan melalui terbukanya pintu-pintu penjara & belenggu yang mengikat Paulus & Silas, hanya karena pujian dan ucapan syukur yang mereka naikkan didalam penjara
-
Kuasa ucapan syukur akan mengubah ‘hati’ kita (Ester 5 : 9-13, Amsal 4 : 23) orang yang bersyukur berarti memiliki hati yang bisa merasa puas dengan apa yang ada. Jangan kita menjadi seperti Haman, yang masih tidak puas dengan segala kekayaan dan pangkat yang dimilikinya; hidupnya tidak stabil dan tidak bahagia, karena ia sombong dan ingin dihormati.
-
Kuasa ucapan syukur akan mengubah ‘perkataan kita’ (Yakobus 3 : 8-10) orang yang bisa mengucap syukur, apa yang diperkatakan selalu merupakan perkataan berkat. Firman Tuhan katakana bahwa perkataan kita itu penuh kuasa. Karena itu, berhati-hatilah menjaga perkataan kita, jangan sampai kita mengeluarkan kata-kata yang mengutuki.
AMIN.
Oleh : Pdp. Timmy C.
2 TIMOTIUS 4 : 5
Saudara, setiap kita yang percaya kepada Yesus telah diberi ‘label’ sebagai anak-anak Tuhan. Tetapi yang menjadi pertanyaan apakah kehidupan kita telah mencerminkan sebagai anak-anak Tuhan? Seringkali orang Kristen yang berlabel sebagai anak Tuhan, tetapi dalam tingkah laku, perkataan, maupun perbuatannya baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan tidak menjadi pelaku Firman; atau dengan kata lain cara hidupnya tidak berbeda dengan orang dunia.
Saudara, yang Tuhan mau adalah setiap kita menjadi anak-anak Tuhan yang berkarakter, berkomitmen, dan hidup menjadi teladan bagi dunia. Ada 4 karakter yang harus kita miliki, agar kita benar-benar menjadi anak-anak Tuhan yang menjadi terang bagi dunia, yaitu:
-
Dapat menguasai diri dalam segala hal artinya kita tahu ‘penguasaan diri’ adalah salah satu buah Roh yang harus ktia miliki sebagai anak Tuhan. Kita harus dapat menguasai perkataan dan perbuatan Buy Cialis Professional Online Pharmacy No Prescription Needed kita dimanapun kita berada, untuk kita dapat menjadi teladan dan mempermuliakan Allah Bapa kita
-
Sabar menderita artinya saat kita diijinkan Tuhan melalui hal-hal yang tidak enak secara daging kita, kita harus ikut teladan Tuhan Yesus untuk mampu bertahan dan sabar dalam penderitaan; dan tetap percaya Tuhan pasti memberi yang terbaik buat kita
-
Lakukan pemberitaaan Injil artinya hal ini bukan saja berbicara mengenai bersaksi tentang Yesus kepada orang yang belum percaya, tetapi terlebih penting kehidupan kita sehari-hari yang harus menjadi kesaksian bagi orang lain sehingga mereka tertarik untuk mengenal Yesus yang kita sembah
-
Tunaikan tugas pelayananmu artinya selesaikanlah apapun tugas yang telah Tuhan percayakan kepada kita, dengan penuh sukacita dan mengandalkan kekuatan Tuhan
AMIN
by. Pdt. Esther Solaiman
KISAH PARA RASUL 1 : 6 – 11
Saudara, saat Tuhan Yesus naik ke Sorga, Ia berjanji bahwa Ia akan mencurahkan Roh Buy Viagra Professional Online Pharmacy No Prescription Needed Kudus-Nya bagi murid-murid Nya dan setiap orang yang mau percaya kepada-Nya, agar mereka menerima Kuasa untuk dapat menjadi saksi-Nya sampai ke ujung bumi. Jadi, tugas Gereja (= umat Tuhan) yang telah diamanatkan oleh Yesus adalah untuk memberitakan Injil.
I. Kenaikan Yesus ke Sorga adalah fakta bahwa Ia telah menyelesaikan tugas Bapa-Nya
(Yohanes 20 : 21)
-
Dia datang untuk melakukan kehendak Bapa (Yohanes 5: 0)
-
Kehendak Bapa adalah supaya tidak ada seorangpun yang binasa/terhilang (Yohanes 6:39)
-
Oleh kematian dan kebangkitan-Nya, maut telah dikalahkan (Roma 6:23). Setiap orang yang percaya kepada-Nya telah diampuni dan ditebus dari dosa; serta menerima kuasa kebangkitan-Nya
II. Makna kenaikan Yesus ke Sorga agar Gereja dapat mewakili-Nya di dunia
(Yohanes 3:19, Yohanes 14:12)
Gereja (= umat Tuhan) telah diberi-Nya kuasa, agar kita dapat melakukan pekerjaan-2 yang telah Yesus lakukan bahkan yang lebih besar dari itu.
III. Yesus naik ke Sorga supaya Ia dimuliakan (Ibrani 12:1-2)
Marilah setiap kita berlomba dengan tekun untuk memberitakan Injil Kerajaan-Nya, dengan mata yang tertuju kepada Kristus, untuk kemuliaan nama-Nya.
AMIN.
Pdt. Budi Prasodjo
YAKOBUS 1 : 17
Saudara, anugerah keselamatan yang telah Bapa berikan kepada setiap kita, adalah pemberian yang terbaik dan sempurna serta tidak akan diungkit-2 lagi. Diatas kayu salib, “Nilai Tukar” tersebut telah diberikan oleh Bapa, supaya manusia dapat menjadi alat kemulianNya. (1 Korintus 1 : 18)
Nilai apa saja yang ditukar oleh Yesus diatas kayu salib?
-
DOSA membuat hubungan manusia terpisah dari Allah; tetapi Kristus telah mengambil alih dosa kita sehingga manusia diselamatkan dan mendapat fasilitas untuk menyebut Dia BAPA …… (2 Korintus 5 : 21, Ibrani 10 : 9, Efesus 2 : 13)
-
KEMATIAN / MAUT maut telah dikalahkan oleh Yesus; setiap manusia yang mati dalam Yesus pasti akan dibangkitkan …… (Roma 6 : 23, Ayub 14 : 5-12, Yohanes 3 : 16, 1 Korintus 15 : 54)
-
PENDERITAAN Yesus datang untuk memberikan restorasi / pemulihan / jalan keluar bagi penderitaan manusia; yang penting, jangan kita memakai akal manusia, tetapi berserahlah kepada-Nya dan tetaplah bersukacita …… (Kejadian 3 : 16-19, Matius 16 : 21, Mazmur 30 : 12, Ibrani Buy Cialis Super Active+ Online Pharmacy No Prescription Needed 2 : 10)
-
KEMISKINAN didalam Yesus kutuk kemiskinan telah dipatahkan; supaya setiap orang percaya menjadi orang yang ‘kaya’ didalam Tuhan, yaitu orang-orang yang dapat menikmati berkat Tuhan serta dapat memberkati orang lain ….. (2 Korintus 8 : 9, Pengkotbah 6 : 2)
-
SAKIT PENYAKIT oleh bilur-2 Yesus sakit penyakit kita disembuhkan, asal kita percaya …… (Yesaya 53 : 4)
1 Korintus 6 : 20 “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.”
TUHAN YESUS MEMBERKATI
Pdt. Abraham Alex T.
Kisah Para Rasul 1:6-11
Saudara, Firman Tuhan diatas menegaskan bahwa Yesus yang terangkat ke sorga meninggalkan kita, akan kembali dengan cara yang sama seperti Dia naik ke sorga. Yesus harus naik ke sorga untuk mempersiapkan tempat bagi mereka yang percaya dan setia kepadaNya (Yohanes 14:3)
Ada beberapa hal yang perlu kita pahami mengenai kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, yaitu :
Yang pertama; Tuhan Yesus datang kembali sebagai juru selamat. Ia akan membawa orang-orang yang percaya kepadaNya untuk turut masuk dalam kebahagiaan yang sudah dipersiapkan.
Yang kedua; Yesus datang sebagai raja di atas segala raja untuk menjemput kita selaku anak-anak raja, karena kita adalah warga kerajaan sorga. Untuk itu posisi ini harus kita pertahankan dan jangan sampai hilang.
Yang ketiga; Yesus datang sebagai hakim untuk menghakimi seluruh umat manusia. Dia akan memisahkan antara kambing dan domba; antara gandum dan ilalang untuk diberi ganjaran sesuai dengan posisi mereka masing-masing. Oleh karena itu jangan sampai kita menjadi kambing atau ilalang, karena domba dan gandumlah yang akan mendapatkan berkat Tuhan.
Yang keempat; Yesus datang sebagai mempelai pria, dan kita sebagai mempelai wanita tidak boleh ada cacat dan celah. Untuk itu, apabila saat ini kita masih menikmati cinta Tuhan, marilah kita membalas kasihNya dengan sebaik-baiknya.
Dari keempat hal ini apabila dikaitkan dengan I Petrus 2:9, akan mengandung pengertian bahwa: Jikalau Yesus datang sebagai juru selamat maka kita adalah bangsa yang terpilih, dan apabila Yesus datang sebagai raja, maka kita adalah imamat yang rajani. Jikalau Tuhan datang sebagai hakim, maka kita adalah bangsa yang kudus, sedangkan apabila Tuhan datang sebagai mempelai, maka kita adalah umat kepunyaan Allah sendiri.
Oleh karena itu, tindakan apa yang harus kita lakukan? Kita harus bersiap sedia dan berjaga-jaga (Lukas 12:35-36), yang dapat diaplikasikan dalam bentuk sikap berdoa. Orang yang berdoa itu sama seperti seorang yang menanti-nantikan tuannya yang sedang bepergian, dan hal itu merupakan sikap yang paling baik. Mengapa? Karena sewaktu-waktu tuan itu mengetuk pintu untuk masuk, maka kita akan segera membukakan. Selain itu, berjaga-jaga tidak hanya mengandung pengertian waspada terhadap kedatanganNya yang kedua kali, tetapi siap sedia membuka pintu hati kita untuk mempersilahkan Dia masuk Buy Doxycycline Online Pharmacy No Prescription Needed dalam diri kita dan bergaul dengan kita, maka ada sukacita yang besar. Sehingga pada akhirnya kita disebut sebagai orang yang berbahagia (Lukas 12:37-38)
Untuk itu janganlah kita menjadi seperti lima gadis yang bodoh, yang tidak siap sedia membawa minyak. Tetapi jadilah seperti lima gadis yang bijaksana, yang selalu mempersiapkan minyaknya (menggambarkan bahwa Roh Kudus harus tetap ada dalam diri kita sampai kedatangan Tuhan yang kedua kalinya). Supaya, apabila mempelai itu datang, maka pelita kita akan tetap menyala (Matius 25:1-13), dan kita layak untuk masuk dalam pesta Anak Domba Allah.
Amin
