Author Archive
Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia. (Mazmur 104:13-15)
Pengurapan Roh Kudus adalah karunia Tuhan bagi kita.
"Pengurapan" kadang-kadang dianggap sebagai sesuatu yang terakhir bagi orang-orang yang mencari tingkat yang lebih tinggi dalam dunia kerohanian, dan ini bukan sesuatu yang baru. Dalam Perjanjian Lama, semua yang melayani Tuhan adalah orang yang diurapi. Dalam Perjanjian Baru, pengurapan ini diganti dengan baptisan Roh Kudus untuk semua orang percaya. Ada praktek dalam Perjanjian Lama meminyaki kepala domba untuk perlindungan mereka: tetapi urapan Roh, atau baptisan dengan Roh, jauh lebih dari sekedar perlindungan. Hal ini mengacu pada urapan Roh, atau baptisan dengan Roh.
Di rumah Simon orang Farisi, Yesus menggunakan bahasa mirip dengan yang di Mazmur 23, berkata, "Kau tidak mengurapi kepalaku dengan minyak." Itu adalah cara penyambutan yang berlaku pada masa itu bagi para tamu untuk mengurapi mereka dengan minyak wangi dan menyambut mereka dengan ciuman dua kali di pipi, seperti yang masih dipraktekkan di Timur sekarang. Tuhan Yesus membandingkan Simon dengan wanita tak dikenal, yang telah menuangkan minyak wangi pada kaki-Nya dan terus mencium kaki-Nya, sementara Simon tidak melakukan apa pun. Simon telah terlalu terbiasa, dan memperlakukan Tuhan Yesus dengan tidak semestinya. Pengurapan manusia dalam adat istiadat tersebut dimaksudkan untuk memberikan bau yang menyenangkan untuk para tamu dan untuk memperbaiki penampilan mereka dengan membuat wajah mereka lebih bersinar, terutama bagi yang dianggap sebagai orang yang dikagumi. Tuhan Yesus menerima pengurapan dari wanita yang menuangi-Nya minyak urapan terbaik yang bisa dibeli dengan uang.
Maria Magdalena juga mengurapi Tuhan Yesus. Minyaknya adalah narwastu, sesuatu yang harus dipersiapan lama, sesuatu yang sangat langka dan berharga. Narwastu dibawa dari India utara dengan biaya besar dan dipersiapkan dengan seni rahasia dari para parfum tersebut. Dijual di tempat panjang, yang terbuat dari alabaster, minyak ini bisa tahan selama bertahun-tahun, dan bahkan akan semakin baik kualitas dan nilainya. Ketika dibeli, mereka disimpan sebagai suatu investasi, sebagai suatu harta di dalam rumah tangga. Keharuman minyak Maria adalah begitu terasa dan kita diberitahu bahwa bau itu terasa hingga seluruh rumah. Ini adalah suatu pengorbanan yang luar biasa, suatu tindakan yang berlimpah cinta. Ini berbicara tentang kasih Allah melalui Tuhan Yesus Kristus, yang memberikan kita karunia tak ternilai berupa urapan dari Roh Kudus. Ini bukan pengalaman yang murah. Itu adalah pemberian Tuhan Allah yang terbaik. Pengurapan Roh Kudus adalah karunia Tuhan untuk kita !
Tuhan Yesus Memberkati
Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia bagi kemuliaanNya
Ayat yang dipergunakan :
Mazmur 23:5 dan 104:15
Lukas 7:36-50
Ester mengajarkan kita ada cara yang lebih baik: Pelajari cara masuk kehadirat Raja dan mengajukan permintaan pada saat keintiman.
Bacaan Kitab Suci :
1 Raja-raja 1:15-3: Batsyeba menyela suaminya, Raja Daud, untuk hidupnya dan kehidupan keluarganya. Daud saat itu yang sudah dekat dengan kematian, masih mau menyisihkan klaim raja oleh putranya yang lain dan mengangkat Salomo, anaknya dengan Batsyeba, sebagai penggantinya secara hukum.
Jika kita mencermati doa-doa yang kita panjatkan kepada Tuhan, kita mungkin mandapatkan bahwa terkadang kita memohon atau membuat permintaan kepada Raja segala Raja berdasarkan tata cara resmi dan "permohonan yang umum" dari Kitab Suci. Untuk batas tertentu, ini tepat dan baik. Bagaimanapun, semuanya berjalan salah ketika kita membiarkan anggapan, motif yang salah, atau keegoisan mengkontaminasi dan tercampur dalam permohonan kita kepada Tuhan.
Ester sangat membutuhkan bantuan Xerxes untuk menyelamatkan kehidupan semua orang Yahudi yang tinggal di bawah kendali Kekaisaran Persia, tapi ia juga tahu adanya bahaya untuk mengajukan pertanyaan yang tepat pada waktu yang salah. Kebijaksanaan adalah mempelajari waktu yang tepat untuk menanyakan pertanyaan yang tepat.
Bacaan Kitab Suci :
2 Samuel 6: Daud "mengajukan pertanyaan yang sama" dua kali dengan hasil yang berbeda ketika membawa Tabut Perjanjian ke Yerusalem.
Mengapa [Ratu Ester] terus menolak tawaran sampai "setengah kerajaan"? Siapa yang tidak menginginkan setengah dari Kerajaan Persia? Mungkin seseorang dengan ancaman hukuman mati yang ada di dalam kepalanya, atau seseorang yang melihat awan gelap pembersihan etnis yang kian dekat dan lebih dekat lagi – maka setengah hasil dan bahkan setengah kerajaan sekalipun tidak akan menarik.
Bacaan Kitab Suci :
Galatia 4:4-5: Tuhan sendiri menunggu sampai "genap waktunya" sebelum Dia mengutus Anak-Nya, sebagai penyelesaian lengkap-Nya untuk dunia yang telah jatuh, "untuk menebus mereka yang berada di bawah hukum Taurat, yang memungkinkan kita dapat diterima sebagai anak-anak adopsiNya."
Orang yang puas dengan kerja yang setengah-setengah, kenikmatan yang murah atau kesenangan sesaat biasanya jarang khawatir tentang waktu. Mereka menginginkan segala sesuatu secara cepat, mudah, dan bebas masalah. Padahal hal yang sebaliknya dari itulah yang sering terjadi di dalam Kerajaan Allah. Hampir mustahil untuk memotong jalan pintas dan penyelesaian yang Buy Doxycycline Online Pharmacy No Prescription Needed mudah untuk menunggu "yang terbaik" yang diberikan Tuhan Allah kecuali kita menyerahkan hidup kita untuk dipimpin oleh Roh Allah.
"Karena orang, yang dipimpin oleh Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan lagi atau roh ketakutan, tetapi kamu telah menerima Roh Allah yang telah diberikan, dimana kita bisa menyerukan , ya Abba, ya Bapa ".
Dengan semua tekanan yang menekan berat pada Ratu Ester selama perjamuan pertama dan kedua -dengan ancaman hukuman mati atas kepalanya dan dengan musuhnya mengerling padanya di seberang perjamuan makan malam mereka yang intim dengan Raja – tidak ada yang akan menahannya melawan dia, dan apakah ia mengambil tawaran raja dari "setengah dari kerajaan" dan mengabaikan seruan permohonannya. Tidak satupun, inilah, kecuali Allah yang telah campur tangan yang dengan hati-hati menganugerahkan penyelesaian ilahi untuk masalah rohani yang sangat penting.
Ester mungkin telah berhasil membatalkan keinginan pemusnahan orang Yahudi oleh Haman, tetapi ia bahkan tidak tahu tentang plot untuk membunuh Mordekhai. Tuhan memiliki ide yang lebih baik yang akan menyelesaikan setiap masalah dengan sempurna dan permanen, tapi hanya akan terjadi jika Ester sudah memperhatikan dua hal yaitu "persembahan yang baik" untuk Tuhan "yang sangat baik."
Apakah kita sedang menghadapi masalah serius tapi merasa bahwa Tuhan Allah memiliki cara yang lebih baik ? Jangan lari dari ‘menunggu’ atau ‘beban’ yang datang dengan tetap komit untuk mencari wajah Tuhan Allah. Dia akan memberi kita kekuatan untuk tetap dapat berdiri, kesabaran untuk bertahan, dan penghargaan untuk setiap pengorbanan yang kita buat! Carilah wajah Raja, bukan tangan-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati
Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia bagi kemuliaanNya
Doa :
Bapa, aku tidak yakin aku bisa menangani tekanan dari keterlambatan atau penantian yang setia. Aku benar-benar tergoda untuk mengambil solusi yang baru setengah dari jawaban, yang mudah dan kemudian aku bisa jalankan, tapi aku tahu lebih baik karena aku sudah mengenal Engkau. Aku menaruh pengharapanku padaMu karena aku tahu Engkau adalah Allah yang sangat peduli padaku. Aku membulatkan tekadku dan menetapkan di dalam hatiku : aku dan seisi rumahku, kami akan melayani Tuhan Allah Raja segala Raja yang Mulia.
Diterjemahkan dari : Finding Favor with The King by Pastor Tommy Tenney
Orang-orang yang tidak menyembah Allah dan orang-orang yang menjadi penggenap tujuan-Nya seharusnya tidak akan pernah melupakan hal itu – adalah berbahaya untuk menyerang mereka yang telah mendapatkan perkenanan dari raja. Haman mengalami rasa sakit yang tak tertandingi dari keadilan Allah: pembalikan lengkap sejalan dengan berjalannya waktu yang dibutuhkan raja untuk mengucapkan satu perintah yang menentukan.
Bacaan Kitab Suci :
Ester 6:4-9: Tuhan mengubah semua rencana Haman setelah raja Xerxes tidak bisa tidur dan "memeriksa catatan" serta menemukan perbuatan Mordekai yang belum mendapatkan penghargaan.
Saat kita mempersiapkan sebuah meja perjamuan untuk Raja kita yang melimpah dengan pengagungan, cinta, dan aroma harum penyembahan dan pujian, kita mempersembahkan kepadaNya dengan penyembahan kita yang sungguh-sungguh. Maka, "malam itu" Raja segala Raja akan bangkit dari takhta-Nya dari tempat kudusNya. Dia yang tidak pernah terlelap akan mulai menggoncangkan langit dengan guruh dan kegerakan ilahiNya.
Bacaan Kitab Suci
Kis 4:6-31: Para rasul bereaksi terhadap pengalaman penganiayaan pertama mereka setelah kebangkitan dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan. Dan Tuhan menjawab mereka dengan goncangan bumi dan gedung tempat mereka tinggal serta mengisi mereka kembali dengan Roh Kudus dan memberikan keberanian.
Bagi mereka yang percaya bahwa Tuhan sudah pensiun dan tidak tertarik lagi untuk memelihara ciptaanNya akan memiliki masalah dengan yang satu ini, Mereka harus membaca Alkitabnya lagi. Hal ini jelas tertulis di dalam Alkitab bahwa Tuhan menjawab doa dan bahwa Dia menanggapi kelaparan rohani di dalam hati manusia!
Akhir kisah tentang ‘wanita Samaria di sumur Yakub’ menandai awal dari kisah lain yang lebih menarik! Wanita yang baru diubahkan kemudian berlari ke desanya dan membawa kerumunan tetangganya kembali menemui Yesus dan sesuatu yang tidak biasa terjadi :
"Sebenarnya, ini adalah salah satu kasus langka di mana kunjungan berubah menjadi tempat tinggal, karena Dia akhirnya tinggal tiga hari lagi melayani di kota non-Yahudi ini!
"Sudah jelas desa ini telah mendapat perkenan dari Tuhan Yesus. Dia memperpanjang kebangunan rohaniNya ! Mereka memenuhi kebutuhan penyembahan-Nya "
Tuhan tidak dapat melewatkan panggilan dari hati yang hancur dan penuh sesal. Dia juga tidak akan mengabaikan pemujaan dan pujian dari penyembah-penyembah benar. Bahkan penghakiman besar-Nya yang tertulis dalam Kitab Wahyu akan diperdengarkan dengan suara guruh surgawi, kilat dan gempa bumi bersama dengan doa-doa orang kudus yang dinaikan sebagai dupa dan bau-bau-an yang harum kepada Allah.
Dalam Kitab Kisah Para Rasul, segera setelah Petrus dan Yohanes ditangkap dan diancam oleh imam besar dan Sanhedrin, mereka bertemu dengan orang percaya lainnya dan mulai menceritakan perbuatan Tuhan yang luar biasa dan memuliakanNya. Kemudian murid-murid meminta Tuhan untuk bertindak atas nama mereka sehingga mereka bisa memberitakan Injil dengan berani. Jawaban yang mereka terima tidak kurang dari sesuatu yang ajaib sebagaimana dituliskan :
"Dan ketika mereka berdoa, tempat di mana mereka Buy Clomid Online Pharmacy No Prescription Needed berkumpul bersama-sama itu terguncang dan mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus, dan mereka memberitakan firman Allah dengan berani."
Tuhan Allah menanggapi pujian dan penyembahan, terutama saat dipersembahkan oleh orang yang "satu pikiran dan satu jiwa." Dalam kasus ini, respon Allah ditandai dengan gerakan Ilahi yang tak terhentikan dan kegerakan Ilahi yang penuh berkat !
Tuhan Yesus Memberkati,
Sidoarjo, Jawa Timur dan Indonesia penuh kemuliaanNya
Doa
Bapa yang Mulia, tenanglah hatiku saat tahu bahwa Engkau adalah Allah yang peduli. Ini meyakinkanku bahwa Engkau terlebih dari mampu untuk mengguncangkan surga dan neraka untukku. Aku akan memuji Engkau dan menyembah Engkau bersama dengan jemaat yang lain. Aku akan mempersembahkan wewangian yang harum berupa syukur, pujian, penyembahan, pemujaan, pengagungan, gentar akan Engkau, dan sukacita yang tak terkatakan. Bapa di Sorga kami akan sambut goncanganMu.
Diterjemahkan dari : Finding Favor with The King by Pastor Tommy Tenney
